Desa Kuta Tinggi Terima Kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat
Desa Kuta Tinggi menerima kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat.
Sumut 15 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, muncul fenomena mencolok yang menuai kontroversi di sejumlah daerah, pengibaran bendera bajak laut One Piece, sebuah simbol fiksi dari budaya populer Jepang.
Aksi ini dinilai sejumlah pihak sebagai bentuk penghinaan terhadap kedaulatan negara dan simbol-simbol nasional.
Bendera berlambang tengkorak berikat kepala jerami itu, yang identik dengan kelompok bajak laut dalam serial anime One Piece, terlihat dikibarkan di beberapa titik, bahkan berdampingan dengan Sang Saka Merah Putih. Aksi ini sontak memicu kecaman dari tokoh-tokoh nasionalis dan pengamat budaya.
Baca Juga:
"Ini bukan sekadar budaya populer. Ketika bendera bajak laut asing dikibarkan di momen sakral kemerdekaan, itu sudah melampaui batas. Ini adalah bentuk provokasi dan berpotensi memecah belah nasionalisme generasi muda," ujar pemerhati ideologi kebangsaan, Ir. Pratama Sudirman.
Lebih lanjut, ia menilai fenomena ini sebagai gejala lunturnya semangat kebangsaan akibat serbuan budaya asing yang tidak disaring secara bijak.
Baca Juga:
"Kalau dibiarkan, bisa-bisa anak muda lebih bangga jadi bajak laut fiksi daripada pewaris semangat juang para pahlawan kemerdekaan," tambahnya tegas.
Aparat keamanan dan pemerintah daerah pun didesak untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pengibaran simbol non-nasional di momentum kenegaraan.
Menurut Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, pengibaran selain bendera negara dalam konteks seremonial kenegaraan dapat dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap nilai kebangsaan.
Sementara itu, di media sosial, perdebatan sengit antara pendukung aksi tersebut dan masyarakat yang mengecam terus berlangsung. Sebagian menyebut aksi itu sekadar ekspresi hiburan atau kreatifitas anak muda, namun tak sedikit yang melihatnya sebagai bentuk kemunduran nasionalisme.
Perlu ditegaskan kembali, Hari Kemerdekaan bukan sekadar panggung ekspresi budaya pop, tetapi momentum sakral untuk mengenang perjuangan dan meneguhkan identitas bangsa.
Desa Kuta Tinggi menerima kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat.
Sumut 15 menit lalu
Pengedar Sabu di Pandan Diringkus Sat Resnarkoba Polres Tapteng
Kriminal satu jam lalu
Sekda Kota Sibolga Hadiri Flag Off Fun Walk Pekan QRIS Nasional 2026.
Sumut 2 jam lalu
Polres Batu Bara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).
Peristiwa 2 jam lalu
Tongkat Komando Berganti, TNIPolri Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Siantar Martoba.
Sumut 3 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menggelar Rapat Pelaksanaan Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah Kota M
Medan 6 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M. Agha Novrian, melakukan kunjungan balasan ke Kantor Cabang B
Medan 6 jam lalu
Posmetro Medan Medan Meriyawaty Amelia Prasetio, yang akrab disapa Bunda Yin terpilih sebagai Ketua DPD WALUBI Sumatera Utara periode 20
Medan 8 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Duka mendalam menyelimuti keluarga Felicia Karo Sekali (11), warga Desa Seberaya, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo
Peristiwa 9 jam lalu
Bupati Dairi Tekankan Sinergi dan Pendekatan Persuasif Tangani Klaim Kawasan Hutan.
Sumut 9 jam lalu