Sabtu, 28 Maret 2026

UINSU Medan Sambut Ketua MPR RI: Tegaskan Pancasila sebagai Jangkar Geopolitik Global

Evi Tanjung - Selasa, 27 Januari 2026 11:41 WIB
UINSU Medan Sambut Ketua MPR RI: Tegaskan Pancasila sebagai Jangkar Geopolitik Global
Ist
Ketua MPR RI Ahmad Muzani berkunjung ke UINSU

POSMETROMEDAN, Medan - Suasana khidmat menyelimuti Aula Biro Rektor Lantai 3 Kampus IV Universitas Islam Negeri Sumatera (UINSU) Medan, Senin ( 26/1/2026) saat jajaran pimpinan universitas dan puluhan mahasiswa menyambut kehadiran Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani.

Kehadiran orang nomor satu di lembaga legislatif tersebut dalam rangka memenuhi undangan resmi untuk menyampaikan Pidato Kebangsaan bertajuk "Penguatan Ideologi Pancasila di Tengah Geopolitik Global: Mewujudkan Indonesia Emas 2045".

Acara strategis ini menjadi momentum penting bagi civitas akademika UINSU untuk memantapkan posisi perguruan tinggi sebagai laboratorium kebangsaan yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai moral serta spiritual.

Dalam sambutan pembukaannya, Rektor UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam atas kesediaan Ketua MPR RI untuk berbagi wawasan kebangsaan di kampus hijau tersebut. Prof. Nurhayati menekankan bahwa peran perguruan tinggi Islam sangat strategis dalam menyemai nilai moderasi, toleransi, dan kemanusiaan di dalam bingkai Pancasila demi mendidik calon pemimpin bangsa.

Dia berharap agar diskusi ini memberikan bekal bagi mahasiswa untuk menjadi pribadi yang berdaya saing global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengawali pidatonya dengan menyampaikan salam penghormatan yang penuh kehangatan kepada Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., Ketua Senat, Prof. Dr. Pagar, M.Ag., jajaran Wakil Rektor, Para Kepala Biro, Guru Besar, para dekan, para wakil dekan, dosen dan seluruh mahasiswa yang hadir serta para tamu undangan khusus yang hadir mendampingi.

Hadir pula Staf Ahli Menteri Agama Prof. Dr. Iswandi Syahputra, Tenaga Ahli Menteri Agama Jojon Novandri, M.Si., Anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI Martin Hutabarat, S.H., Staf Ahli Ketua MPR Hasan, Wakil Rektor 4 Universitas Jambi Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si., yang ikut menyaksikan agenda besar tersebut bersama jajaran Guru Besar dan seluruh civitas akademika UINSU.

Memasuki inti pidato, Ahmad Muzani membedah tantangan berat yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari disrupsi teknologi melalui Revolusi Industri 4.0 dan kecerdasan buatan hingga ancaman degradasi moral akibat arus informasi yang bebas.

Mizani menegaskan bahwa Pancasila bersama UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah "PUSAKA" warisan pendiri bangsa yang wajib dijaga sebagai fondasi wawasan kebangsaan.

Menurutnya, pembangunan nasional harus selalu berakar pada identitas dan persatuan agar tidak goyah diterjang krisis identitas global.

Lebih lanjut, Ketua MPR RI juga menyoroti fenomena bonus demografi yang sedang dialami Indonesia, di mana penduduk usia produktif menjadi mayoritas.

Dia memperingatkan bahwa jika kualitas sumber daya manusia tidak diperkuat melalui pendidikan dan inovasi, bonus ini berisiko menjadi "bencana demografi" seperti meningkatnya pengangguran dan ketimpangan ekonomi. Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa UINSU untuk meningkatkan literasi digital, finansial, dan kebangsaan agar mampu bersaing di tingkat global dengan tetap memegang teguh akar budaya bangsa.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cindera mata antara pimpinan universitas dengan Ketua MPR RI. Kehadiran tokoh nasional ini diharapkan semakin memperkuat semangat kebangsaan di lingkungan UIN Sumatera Utara, sekaligus membuktikan bahwa kampus bukan sekadar tempat transfer ilmu, melainkan pusat pembentukan karakter kepemimpinan masa depan demi mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat di mata dunia. ( Rel)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru