Kamis, 04 Juni 2026

Pendiri TikTok Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya Kedua di Asia, Ini Kisah Hidupnya

Administrator - Kamis, 04 Juni 2026 15:20 WIB
Pendiri TikTok Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya Kedua di Asia, Ini Kisah Hidupnya
Istimewa
Pendiri TikTok, Zhang Yiming, menjadi orang terkaya kedua di Asia

Pengusaha itu mengingat slogan yang pernah dilihatnya di lokasi konstruksi yang berbunyi, 'tempat kecil, impian besar.' "Gagasan kami sangat besar. Kita bisa membicarakan globalisasi di sebuah apartemen kecil."

Visinya untuk perusahaan tidak terbatas pada China seperti kebanyakan pengusaha. Dia berencana untuk memperluas dunia perusahaan. Namun, visi ini tidak dimiliki oleh sebagian besar pemodal ventura. Meski sudah berbagai upaya, ia gagal mendapatkan dana sampai Susquehanna International Group berinvestasi di startup tersebut, melihat potensi proyek tersebut.

Baca Juga:

Pada Agustus 2012, ByteDance meluncurkan aplikasi berita Toutiao dan menarik lebih dari 13 juta pengguna setiap hari dalam kurun waktu dua tahun. Zhang ingin membuat platform berita yang diberdayakan oleh kecerdasan buatan, berbeda dari mesin pencari Baidu di China.

"Kami mendorong informasi, bukan dengan pertanyaan, melainkan dengan rekomendasi berita," tuturnya.

Baca Juga:

"Yang paling penting adalah kami bukan bisnis berita," kata Zhang.

"Kami lebih seperti bisnis pencarian atau platform media sosial. Kami melakukan pekerjaan yang sangat inovatif. Kami bukan peniru perusahaan AS, baik dalam produk maupun teknologi."

Ikuti Culture Google

Gaya manajemen Zhang dengan ByteDance meniru model perusahaan teknologi AS seperti Microsoft dan Google. Itu termasuk rapat townhall dua bulanan dan melarang karyawan untuk menyebut dia sebagai 'bos' atau 'CEO', sesuai dengan norma China.

Pada September 2015, ByteDance meluncurkan aplikasi berbagi video TikTok (dikenal sebagai Douyin di Tiongkok) dengan basis penggemar kecil. Produk ini menjadi terkenal di antara pengguna Gen Z dan milenial. Tak butuh waktu lama Tiktok menjadi populer di seluruh dunia. ByteDance membeli Musical.ly, layanan media sosial Tiongkok setahun kemudian seharga US$800 juta (sekitar Rp 12 miliar) dan mengintegrasikannya ke dalam TikTok.

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
Gawat! Istri Babak Belur Dihajar Suami karena Live TikTok
Pemilik Akun TikTok Ditangkap Bareskrim Polri karena Konten Provokatif
Fitur Live Menghilang, TikTok Buka Suara
Dejon Sembiring Laporkan Akun TikTok Mata Langit ke Polda Sumut
Relawan Laporkan Akun TikTok Penghina Gubernur Bobby dan Keluarga ke Polda Sumut
Parah! Mesum Sambil Live TikTok, Pasangan Sesama Jenis Diciduk Polisi
komentar
beritaTerbaru