"Keluarga yang kuat adalah fondasi utama. Syukur keluarga saya solid, (karena itu) saya bisa fokus memimpin Polda (Sumut) ini," tegas Whisnu di hari-hari pertama menjadi Kapolda Sumut ke-24, Juni 2024 lalu.
Ucapan tulus memang doa yang kuat. Dan omongan dua puluh lima bulan lalu itu terbukti menyuplai energi dalam karier Whisnu di Polri.
Baca Juga:
Bintangnya jenderal bintang dua ini sontak kian cemerlang sepanjang delapan bulan terakhir. Fakta itu mencuat lewat sejumlah penghargaan yang diraih Whisnu di tengah masa pengabdian di Sumut.
Award pertama datang pada mid November 2025. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menganugerahi Whisnu dengan Bintang Bhayangkara Pratama.
Baca Juga:
Ini tanda kehormatan untuk dedikasi dan pengabdian tanpa cacat selama bertugas sebagai prajurit Bhayangkara.
Tiga bulan kemudian, 'bintang yang jatuh' lebih kemilau lagi. Award kali kedua ini datang dari Presiden Prabowo Subianto. Alumnus Akpol 1994 ini tercap dalam Kepres Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2026 sebagai penerima Anugerah Satyalancana Wira Karya.
Ini tanda kehormatan atas kontribusi Whisnu menggerakkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus dedikasinya dalam memperkuat rantai pasok ketahanan pangan.
Nah, bintang teranyar Whisnu datang dengan sinar lebih kemilau lagi. Terjadi awal Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto menganugerahi Whisnu dengan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti.
Ini penghargaan tertinggi dari Presiden ke-8 RI untuk Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto atas
prestasi dan dedikasi yang luar biasa kepada bangsa dan negara lewat pengabdiannya memimpin Polda Sumatera Utara.
Tags
beritaTerkait
komentar