Tim Tekab Polsek Perbaungan Tangkap DPO Curas dan Sita Sabu 3,92 Gram
Tim Tekab Polsek Perbaungan Tangkap DPO Curas dan Sita Sabu 3,92 Gram.
Kriminal 43 detik lalu
POSMETRO MEDAN,Pekanbaru -- Rayyan Arkan Dikha, bocah berusa 11 tahun asal Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mendunia. Gaya tari pacu jalur yang ia peragakan saat perlombaan pacu jalur di daerah asalnya ditiru oleh banyak orang.
Bahkan, bintang Paris Saint-Germain (PSG) Achraf Hakimi juga meniru gerakan tari pacu jalur yang biasa dilakukan Rayyan Arkan Dikha.
Saat mencetak gol, Achraf Hakimi melakukan selebrasi khas tari pacu jalur yang dilakukan Rayyan Arkan Dikha. Ia menggoyangkan tubuh dan tangannya, hingga mengundang perhatian para pesepak bola dunia lainnya.
Karena itu pula, tari pacu jalur yang diperagakan Achraf sebagai Aura Farming kemudian menyebar ke klub bola Italia. Bahkan, sejumlah konten kreator juga ada yang menirukan tari pacu jalur ini.
Karena mendunia dan mengangkat budaya tradisional asal Riau, Gubernur Riau Abdul Wahid pun turut memberikan responannya.
Abdul Wahid lantas menetapkan Rayyan Arkan Dikha itu sebagai Duta Pariwisata Riau.
Keputusan tersebut diambil karena Rayyan Arkan Dikha dianggap mampu mengangkat citra budaya Riau di mata dunia.
Profil Rayyan Arkan Dikha
Rayyan Arkan Dikha atau Dikha (Anak Coki) adalah penari pacu jalur dari tim Jalur Tuah Koghi Dubalang Ghajo. Ia lahir pada 28 Desember 2014, asal Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.
Selama ini, Rayyan kerap tampil di acara lomba pacu jalur.
Ia kerap terlihat berdiri di atas haluan jalur (perahu) menggunakan pakaian lengkap khas Melayu Kuansing di Sungai Batang Kuantan, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau. Rayyan Mulai Arkan Dikha menekuni tari pacu jalur sejak usia 8 tahun.
Dikha kerap menari di atas haluan pada setiap perlombaan. Gerakannya yang begitu lentur membuat siapa saja terpesona.
Rayyan merasa sangat bangga karena tradisi yang ia cintai kini dikenal luas oleh masyarakat dunia.
Menjadi Togak Luan (orang yang berdiri di ujung perahu untuk menari mengikuti irama dayung) adalah keinginan Rayyan sejak kecil. Ia terbiasa berenang dan naik sampan di Sungai Kuantan, dua syarat utama menjadi penari di ujung jalur.
Keseimbangan dan kemampuan berenang adalah bekal penting. "Ayah sering ngajak ke Pacu Jalur, jadi saya tertarik," ungkapnya.
Ayah Rayyan adalah mantan peserta Pacu Jalur dari tim Jalur Tuah Koghi Dubalang Ghajo, sementara sang kakak pernah menjadi Togak Luan.
Rayyan sendiri sudah dua tahun bergabung sebagai Togak Luan di tim ayahnya. Kini, ia duduk di kelas 5 SD, dan memiliki cita-cita menjadi seorang Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Ia tampil mencolok di antara barisan pegawai dan pejabat Pemerintah Provinsi Riau di halaman Kantor Gubernur Riau pada Selasa (8/7/2025).
Dengan penuh percaya diri, bocah asal Kuantan Singingi ini mengenakan tanjak Melayu yang menjulang gagah di kepalanya, simbol kehormatan dan kebanggaan budaya Riau.
Namun yang paling mencuri perhatian adalah kacamata hitam besar yang ia pakai: lensa bergradasi warna pelangi, dengan bingkai putih mencolok, membuat penampilannya tampak nyentrik sekaligus penuh gaya.
Di lehernya, kain merah cerah melingkar rapi, terikat dengan simpul sederhana namun kuat, menambah kesan dramatis dan teatrikal layaknya seorang seniman yang siap tampil di panggung budaya.
Ia mengenakan baju serba hitam dengan potongan ramping, dihiasi motif garis kuning dan putih yang menjalar dari sisi kiri, seolah membelah busana itu menjadi dua dimensi yang hidup, sisi tradisi dan sisi kekinian.
Penampilannya yang unik dan berani itu tidak hanya memancing senyum para ASN dan pejabat, tapi juga menjadi simbol semangat baru dalam promosi budaya, bahwa anak muda, dengan gayanya sendiri, tetap bisa menjunjung tinggi warisan tradisi.
"Senang sekali. Gak nyangka bisa ketemu langsung sama Pak Gubernur, apalagi sampai dikasih penghargaan," ujar Dikha, sapaan akrabnya, dengan mata berbinar, Selasa (8/7/2025).
Nama Dikha mulai dikenal publik setelah videonya menari lincah di atas perahu panjang tradisional Pacu Jalur viral di media sosial.
Aksinya yang energik, penuh penghayatan, dan sarat makna budaya, membuat banyak orang terpesona.
Gerakannya yang menirukan aura dan semangat para pendayung itulah yang melahirkan tren "Aura Farming" sebuah bentuk ekspresi kreatif anak-anak muda Kuansing.
Tak butuh waktu lama, dunia digital menjadikan Dikha sebagai simbol budaya hidup.
Dari gelombang viral itulah, undangan pun datang. Ia diboyong ke Kantor Gubernur Riau, bukan sekadar tamu kehormatan, tapi pahlawan budaya di usia belia.
"Saya sudah jadi Anak Coki sejak umur 9 tahun. Belajar sendiri, gak ada yang ngajarin. Susahnya itu jaga keseimbangan sambil nari. Perahu kan goyang terus," ujar Dikha, sambil tersenyum malu-malu.
Anak Coki adalah penari di bagian depan perahu Pacu Jalur.
Tugasnya bukan hanya menari, tapi menjadi ikon semangat, menggoyangkan tubuh sambil berdiri di atas perahu yang melaju cepat, pekerjaan berat untuk anak seusianya.
(wan/bbs)
Tim Tekab Polsek Perbaungan Tangkap DPO Curas dan Sita Sabu 3,92 Gram.
Kriminal 43 detik lalu
POSMETRO MEDAN,Medan PT Bank Sumut (Perseroda) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu penggerak utama perekonomian Sumatera Uta
Bisnis 27 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Medan, diwakili Staff Yonald Feri dan Camat Medan Marelan Zulkifli Pulun
Sport 44 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, membuka kegiatan tepung tawar dan manasik 562 jemaah calon haji
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Kondisi Jalan Provinsi Aek Nabara Negeri Lama Tanjung Sarang Elang Kabupaten Labuhanbatu kembali menuai
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhan batu Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si. didampingi Wakapolres Labuhanbatu Kompol H. Matonda
Sumut 12 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penanganan sampah menjadi fokus utama Pemko Medan saat menerima k
Medan 12 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke PT. Bank Sumut,
Medan 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu Selatan Kepolisian Sektor (Polsek) Torgamba, Polres Labuhanbatu Selatan, berhasil mengungkap kasus tindak pidan
Sumut 13 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Usai silaturahmi dan Sosialisasi Penguatan Kinerja Pelayanan Kesehatan bersama jajaran manajemen RSUD dr Pirngadi, Wa
Medan 13 jam lalu