Tim Cobra Polres Karo Tangkap Residivis Kasus Pencurian, Tersangka Dilumpuhkan
Tim Cobra Polres Karo Tangkap Residivis Kasus Pencurian, Tersangka Dilumpuhkan.
Sumut 11 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Monterrey– Debut Piala Dunia adalah mimpi besar bagi setiap pesepak bola. Namun bagi Yasin Ayari, pemain muda berusia 22 tahun asal Swedia, debutnya di Piala Dunia 2026 terasa lebih Istimewa, bukan hanya karena gol, tetapi karena pilihan hati dan identitas yang ia bawa sejak lahir.
Dalam pertandingan Grup H di Monterrey, hanya tujuh menit berlalu, Ayari melesakkan tendangan voli spektakuler ke pojok atas gawang Tunisia.
Gol pembuka itu seharusnya disambut dengan selebrasi meriah. Namun Ayari memilih hal lain, ia mengangkat kedua tangannya, lalu bersujud Syukur, menempelkan kening ke rumput hijau stadion.
Baca Juga:
Selebrasi itu bukan tanpa makna.Sujud adalah ungkapan syukur kepada Allah.Dan di balik gol itu, ada kisah keluarga, migrasi, dan kecintaan yang melintasi batas negara.
Yasin Ayari lahir di Swedia dari seorang ayah Tunisia dan ibu Maroko. Darah Afrika Utara mengalir kuat dalam dirinya. Namun ia tumbuh besar di tanah Skandinavia, di kota Solna, tempat ia mulai bermain sepak bola sejak usia tujuh tahun.
Baca Juga:
Pada usia 18 tahun, Ayari dihadapkan pada pilihan besar: membela Tunisia (negara asal ayahnya) atau Swedia (negara kelahirannya). Ia memilih Swedia. Sang ayah, Azzouz Ayari, mendukung sepenuhnya.
"Saya ingin dia bermain untuk Swedia. Dia harus merasa seperti dia memberi kembali kepada negara yang merawatnya," ujar Sang Ayah kala itu.
Tawaran dari tim nasional Tunisia datang. Namun baik ayah maupun anak tidak pernah menganggapnya sebagai opsi yang serius. Hati Ayari telah bulat, ia akan mengibarkan bendera kuning dan biru.
Ayari memulai karir sepak bolanya di klub kampung halamannya, Rasunda (Solna), sebelum bergabung dengan raksasa Skandinavia,AIK.
Debut seniornya bersama AIK terjadi pada tahun 2020, saat usianya masih 17 tahun. Tiga tahun kemudian, ia direkrut oleh klub Liga Premier InggrisBrighton & Hove Albion,dan pada tahun yang sama, ia memulai debutnya bersama tim nasional Swedia.
Tim Cobra Polres Karo Tangkap Residivis Kasus Pencurian, Tersangka Dilumpuhkan.
Sumut 11 menit lalu
Bapa Uda Kandung setega itu kepada Putri Abangya yang Yatim Piatu, Sampai Mengandung
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,ASAHAN Tim Patroli Sergap Berantas Geng Motor Polres Asahan mengamankan 10 orang remaja yang diduga hendak melakukan tawu
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama jajaran polres mengungkap 96 kasus pencurian dengan kekerasan
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kepala Kejaksaan Sumatera Utara (Kajati Sumut), Dr Muhibuddin, S.H M.H, melalui Kasi Penkum Rizaldi, SH, MH sambut
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Semarang Provinsi Sumatera Utara meraih peringkat 5 pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke XXX Tahun 2026 di Semarang.
Inter-Nasional 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN Perkara dugaan suap proyek jaringan internet Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tebing di Pengadilan Ti
Peristiwa 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hendra Wijaya, menerim
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Beringin Tim Pembina Posyandu Kabupaten Deli Serdang memperkenalkan Sinergi Posyandu Terintegrasi untuk Deli Serdang Sehat
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Beringin Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Kabupaten Deli Serdang saat ini mencakup 57 ti
Sumut 16 jam lalu