Apes, Baru Terima Rp800 Ribu, Pria Ini Ditangkap Polisi
Apes... Baru Terima 800k, Pria Ini Ditangkap Polisi.
Peristiwa 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Amerika Serikat- Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) turut melontarkan kritik kepada FIFA setelah mencabut hukuman striker Amerika Serikat, Folarin Balogun. UEFA menyebut keputusan FIFA telah mencoreng kredibilitas Piala Dunia 2026.
Balogun sejatinya tidak bisa tampil dalam laga tersebut terkena kartu merah saat melawan Bosnia Herzegovina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Tentu, ini menjadi sebuah keuntungan bagi Belgia karena Amerika Serikat tidak akan diperkuat striker andalannya.
Namun secara mengejutkan, FIFA membatalkan hukuman larangan bermain Balogun menjelang duel Amerika Serikat vs Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sesuai jadwal, laga tersebut akan bergulir di Stadion Seattle, Amerika Serikat, pada Selasa (7/7) pukul 07.00 WIB.
Baca Juga:
Keputusan kontroversial tersebut menjadi sorotan tajam, tak terkecuali UEFA. Mereka bahkan tidak bisa menerima keputusan tersebut karena dinilai telah kelewat batas.
"Keputusan yang diambil kemarin untuk menangguhkan selama masa percobaan satu tahun pelaksanaan hukuman skors otomatis satu pertandingan akibat kartu merah yang diterima pemain Folarin Balogun telah melewati batas yang tidak dapat diterima," tulis UEFA dalam laman resminya, Senin (6/7).
Baca Juga:
Dalam pernyataannya juga, UEFA menilai keputusan tersebut mencoreng kredibilitas turnamen, dalam hal ini Piala Dunia 2026. Karena keputusan tersebut menciptakan preseden dalam turnamen yang sedang berlangsung, di mana situasi serupa nantinya harus diperlakukan dengan cara yang sama, yang pada akhirnya dapat merugikan jalannya kompetisi.
"Ketika kepastian terhadap aturan tidak lagi dijamin oleh pihak yang seharusnya menjaganya, integritas permainan menjadi dipertaruhkan dan kredibilitas sebuah kompetisi pun ikut tercoreng," terang UEFA.
Bagi UEFA, sepak bola, seperti olahraga lainnya, bergantung pada aturan, yang merupakan dasar untuk kompetisi yang adil, jujur, dan transparan. Terkadang aturan terbuka untuk interpretasi. Dalam kasus Bolagun, tidak demikian.
"Kami menyatakan keheranan dan ketidakpercayaan atas keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya, sulit dipahami, dan sama sekali tidak dapat dibenarkan tersebut," tutup UEFA.
Disinyalir, keputusan tersebut muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino. Trump meminta Infantino untuk meninjau kembali kartu merah Balogun.
Apes... Baru Terima 800k, Pria Ini Ditangkap Polisi.
Peristiwa 5 jam lalu
Kapolres Tanjung Balai Hadiri Upacara Peringatan HUT ke81 TNI.
Sumut 6 jam lalu
Wakil Wali Kota Sibolga Tandatangani MoU dengan Kajari Sibolga, Dukung Program &ldquoJaksa Sahabat Pendidik&rdquo.
Sumut 7 jam lalu
PemkoKejari Pematangsiantar Perkuat Sinergi Dukung Tata Kelola Pendidikan melalui &lsquoJaksa Sahabat Pendidik&rsquo.
Sumut 7 jam lalu
SPBU Baru di Bandar Hinalang Diresmikan, Danramil Purba Dorong Kehadiran Layanan Publik bagi Warga.
Bisnis 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, meresmikan Kampung Berkah Syahmad, Selasa (6/10/2026), sebaga
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menandatangani Nota Kesepahaman bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Ka
Medan 8 jam lalu
Tim Gabungan Gerebek Barak Narkoba di Pinggiran Rel KA Sunggal.
Peristiwa 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Upaya Pemerintah Kota Medan meningkatkan kualitas hunian masyarakat terus dilakukan. Hingga saat ini, sebanyak 111
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDANPergantian pucuk pimpinan di Polda Sumatera Utara selalu membawa harapan baru. Bagi Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., Sum
Editorial 9 jam lalu