Sabtu, 08 Agustus 2026

Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Ini Kata Erick Thohir

Faliruddin Lubis - Sabtu, 08 Agustus 2026 16:36 WIB
Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Ini Kata Erick Thohir
x
Erick Thohir Buka Suara.

POSMETRO MEDAN,Jakarta-- PSSI memastikan evaluasi terhadap Timnas Indonesia setelah gagal menembus semifinal Piala AFF 2026 usai ditahan Singapura 1-1 di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).

Timnas Indonesia hanya mengoleksi satu poin dari laga terakhir Grup A dan finis di luar dua besar, di bawah Vietnam dengan 10 poin serta Singapura dengan delapan poin.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan evaluasi menjadi langkah penting setelah perjalanan Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026 berakhir lebih cepat.

Baca Juga:

Evaluasi dilakukan agar skuad Garuda bisa tampil lebih siap menghadapi rangkaian turnamen penting yang sudah menanti pada tahun ini hingga tahun depan.

"Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil di ASEAN Championship 2026 agar Timnas Indonesia lebih siap untuk menghadapi sejumlah turnamen penting ke depan," tulis Erick, Jumat (7/8).

Baca Juga:

Pernyataan tersebut menjadi sinyal PSSI tidak ingin kegagalan di Piala AFF 2026 berlalu tanpa pembenahan untuk agenda berikutnya.

Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada pertandingan terakhir Grup A.

Hasil tersebut membuat Indonesia gagal mengamankan posisi dua besar, sementara Vietnam mengakhiri fase grup dengan 10 poin dan Singapura mengumpulkan delapan poin.

Sempat berada dalam posisi menguntungkan setelah mencetak gol lebih dulu, Timnas Indonesia justru kehilangan keunggulan pada babak kedua.

Ragnar Oratmangoen membawa Indonesia memimpin pada menit ke-47, tetapi Singapura mampu menyamakan skor melalui gol pada menit ke-66.

Gol penyama kedudukan Singapura menjadi salah satu titik penting dalam pertandingan tersebut karena prosesnya melibatkan kurangnya koordinasi di lini belakang Timnas Indonesia.

Rizky Ridho dan Cahya Supriadi disebut terlibat dalam situasi yang membuat Singapura mampu memanfaatkan celah untuk mencetak gol penyeimbang.

Hasil 1-1 akhirnya tidak berubah hingga pertandingan selesai dan membuat Indonesia harus menerima konsekuensi dari raihan satu poin.

Kegagalan ini sekaligus memperpanjang penantian Timnas Indonesia untuk kembali mencapai babak semifinal Piala AFF setelah terakhir kali melakukannya pada edisi 2020.

Erick Thohir tidak hanya menyampaikan apresiasi kepada skuad Garuda, tetapi juga menegaskan pentingnya evaluasi setelah kegagalan di ASEAN Championship 2026.

PSSI perlu menggunakan hasil turnamen ini sebagai bahan untuk mempersiapkan Timnas Indonesia menghadapi agenda yang memiliki tingkat kepentingan lebih besar.

"Terima kasih untuk seluruh pemain, pelatih dan ofisial Timnas Indonesia yang telah berjuang di ASEAN Championship 2026," tutur Erick.

Ucapan tersebut menjadi penutup perjalanan Indonesia di Piala AFF 2026 sekaligus bentuk penghargaan terhadap perjuangan seluruh elemen tim selama turnamen.

Evaluasi menjadi semakin penting karena setelah Piala AFF 2026, Timnas Indonesia masih memiliki sejumlah agenda yang harus dijalani pada tahun ini.

Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi laga-laga di FIFA ASEAN Cup dan FIFA Match Day sebelum kemudian menatap Piala Asia 2027.

Piala Asia 2027 menjadi agenda besar berikutnya bagi Timnas Indonesia karena turnamen tersebut akan berlangsung di Arab Saudi mulai Januari tahun depan.

Persiapan menuju kompetisi itu membuat hasil dan pengalaman dari Piala AFF 2026 dapat menjadi bahan penting untuk memperbaiki kekurangan tim.

Kegagalan mencapai semifinal Piala AFF 2026 menjadi kegagalan kedua secara beruntun bagi Timnas Indonesia di turnamen tersebut.

Dua tahun lalu, Indonesia juga tidak berhasil menembus empat besar ketika masih ditangani Shin Tae-yong dan mengakhiri fase grup di posisi ketiga dengan empat poin.

Catatan tersebut membuat perjalanan Indonesia di Piala AFF kembali menjadi sorotan karena target untuk melangkah lebih jauh belum tercapai.

Pada edisi 2026, Indonesia bahkan harus tersingkir setelah hanya mampu mendapatkan satu poin dari pertandingan terakhir melawan Singapura.

Terakhir kali Timnas Indonesia berhasil mencapai semifinal Piala AFF terjadi pada edisi 2020.

Ketika itu, Indonesia mampu melaju hingga partai final dan menyelesaikan turnamen sebagai runner-up setelah kalah dari Thailand dengan agregat 2-6.

Secara keseluruhan, gelar juara masih menjadi pekerjaan besar bagi Timnas Indonesia di Piala AFF karena prestasi terbaik mereka sepanjang sejarah turnamen adalah enam kali menjadi runner-up.

Posisi kedua tersebut diraih pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

Kini, PSSI memiliki kesempatan untuk menjadikan kegagalan di Piala AFF 2026 sebagai momentum evaluasi sebelum Timnas Indonesia menghadapi agenda yang lebih besar.

Fokus berikutnya bukan hanya memperbaiki hasil, tetapi memastikan skuad Garuda lebih siap ketika menjalani FIFA ASEAN Cup, FIFA Match Day, hingga Piala Asia 2027 di Arab Saudi.

Dengan evaluasi yang dilakukan setelah tersingkir di fase grup, PSSI diharapkan bisa menemukan persoalan yang membuat Timnas Indonesia gagal mempertahankan keunggulan atas Singapura.

Tantangan berikutnya sudah menunggu dan hasil di Piala AFF 2026 menjadi pengingat penting agar kesempatan berikutnya tidak kembali berakhir sebelum semifinal. (Jawa Pos)

Tags
beritaTerkait
Pematangsiantar Lokasi Ceremonial Start Sumut Rally 2026 FIA APRC Round 3 dan IMI National Round 4
Indonesia Ditahan Singapura 1-1, Juara Piala AFF Cuma Mimpi
Singapura Vs Indonesia, John Herdman: Tenang...Tenang...!
Alumni MAS Tahfizhul Qur'an Yayasan Islamic Centre Sumut Raih Beasiswa BIB Kemenag
Malam Jumat: Singapura vs Indonesia, Pembuktian Sihir John Herdman!
Pelatih Timnas John Herdman: Satu Tekad, Menang!
komentar
beritaTerbaru