Dua Cewek Ngadu ke DPRD Binjai Ngaku Diusir dan Ditindas Preman Suruhan dan Sat Pol PP
Posmetro Medan , BINJAI Dua wanita Heni (38) dan adiknya Sona mengadu ke DPRD Kota Binjai setelah mengalami intimidasi dan upaya pengusir
Sumut 42 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Maroko- Gelar juara Piala Afrika 2025 yang diraih timnas Senegal diklaim bisa dicabut imbas mogok main pada detik-detik akhir babak kedua pada pertandingan final, Senin (19/1) dini hari WIB.
Senegal juara Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan tuan rumah Maroko 1-0 dalam babak tambahan pada laga final di Stadion Pangeran Moulay Abdellah, Senin (19/1) dini hari WIB.
Gol semata wayang Senegal itu dicetak Pape Gueye pada menit ke-94. Final Piala Afrika 2025 tersebut sempat diwarnai mogok pemain Senegal.
Baca Juga:
Mogok main itu dipicu dengan keputusan wasit Jean Jacquea Ndala yang memberikan penalti kepada Maroko ada masa injury time babak kedua setelah El Hadji Diouf dianggap melanggar Brahim Diaz.
Sejumlah pemain Senegal sempat masuk ke kamar ganti. Mane jadi salah satu pemain yang memilih tetap di lapangan. Bintang Al Nassr itu kemudian masuk ke ruang ganti guna mengajak rekannya ke lapangan.
Baca Juga:
Pertandingan kembali dilanjutkan. Penalti Diaz gagal. Laga berlanjut ke babak tambahan. Babak ini memberikan keuntungan bagi Senegal karena Gueye berhasil cetak gol tunggal. Senegal akhirnya juara.
Gelar juara yang didapat Senegal itu jadi kontroversi, karena tim berjulukan Lions of Teranga tersebut sempat meninggalkan lapangan karena protes dengan keputusan wasit.
Dikutip dari Sportbible, pelatih Maroko, Walid Regragui, menyebut tindakan Senegal sebagai hal yang memalukan.
"Citra yang kita berikan tentang sepak bola Afrika agak memalukan. Harus menghentikan pertandingan selama lebih dari 10 menit dengan dunia menyaksikan bukanlah tindakan yang berkelas," ucap Regragui.
Sedangkan Presiden FIFA Gianni Infantino menilai sikap Senegal dalam final itu "tidak bisa diterima." Sejauh ini Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) belum mengambil sikap.
Posmetro Medan , BINJAI Dua wanita Heni (38) dan adiknya Sona mengadu ke DPRD Kota Binjai setelah mengalami intimidasi dan upaya pengusir
Sumut 42 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Komitmen memberantas narkoba di Kota Medan kembali ditegaskan. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas . Bersama Kap
Medan satu jam lalu
Posmetro Medan, Medan Karang taruna kecamatan seKota Medan mengapresiasi hal positif, terhadap Rapim yg berjalan dengan baik dan sukses ya
Medan 2 jam lalu
Polrestabes Medan membongkar jaringan peredaran narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM) Phantom KTV yang berada di Jalan H. Adam Malik.
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap membuka kegiatan Asis
Berita 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Toba Samosir Namanya Lisna Novelina Tambunan. Lahir 2002 dari keluarga sederhana.Ayahnya bekerja sebagai tukang lemari, s
Profil 3 jam lalu
POSMETRO MEDANPolrestabes Medan menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus peredaran narkoba berkedok tempat hiburan malam (THM) di
Medan 3 jam lalu
Isu yang menyebut Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Humbang Hasundutan dijadikan markas penipuan daring dipastikan tidak benar.
Sumut 3 jam lalu
Timnas U19 Indonesia akan menjamu Timor Leste di matchday 2 Piala AFF U19 2026. Laga yang digelar di Stadion Utama Sumatera Utara.
Sport 3 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Kepolisian Resor (Polres) Binjai menggulung puluhan pelaku jaringan narkoba selama 20 hari pelaksanaan Operasi Anti
Peristiwa 3 jam lalu