Senin, 13 Juli 2026

Piala Dunia 2026 Tanpa Juara Baru, 4 Tim Ranking Terbaik FIFA

Faliruddin Lubis - Senin, 13 Juli 2026 09:55 WIB
Piala Dunia 2026 Tanpa Juara Baru, 4 Tim Ranking Terbaik FIFA
X@idextratime
4 tim terbaik FIFA masuk semifinal.

POSMETRO MEDAN,New York- Piala Dunia 2026 dipastikan tidak akan melahirkan juara baru. Empat tim yang berhasil menembus babak semifinal merupakan negara-negara yang pernah mengangkat trofi juara dunia.

Pada fase perempat final, empat negara yang pernah menjadi juara dunia berhadapan dengan empat tim yang belum pernah merasakan gelar tersebut. Prancis menghadapi Maroko, Spanyol bertemu Belgia, Inggris melawan Norwegia, sementara Argentina ditantang Swiss.

Hasilnya, seluruh tim berstatus mantan juara mampu mempertahankan dominasinya. Prancis mengalahkan Maroko 2-0, Spanyol menyingkirkan Belgia dengan skor 2-1, Inggris mengatasi Norwegia 2-1, sedangkan Argentina menaklukkan Swiss 3-1.

Baca Juga:

Argentina yang datang sebagai juara bertahan kini akan berhadapan dengan Inggris, negara yang terakhir kali menjadi juara dunia pada 1966. Di semifinal lainnya, Spanyol, juara Piala Dunia 2010, akan menantang Prancis yang terakhir mengangkat trofi pada edisi 2018.

Dilansir BBC, untuk pertama kalinya sejak peringkat FIFA diperkenalkan pada 1994, empat tim penghuni posisi teratas ranking FIFA berhasil lolos bersama ke semifinal Piala Dunia.

Baca Juga:

Format yang diterapkan FIFA pada Piala Dunia 2026 turut berperan dalam terciptanya situasi tersebut. Saat pengundian grup, Spanyol yang menempati peringkat pertama FIFA, Argentina di posisi kedua, Prancis di urutan ketiga, dan Inggris di peringkat keempat ditempatkan di jalur bagan yang berbeda.

Dengan skema tersebut, keempat tim tidak mungkin saling berhadapan sebelum babak semifinal, asalkan mampu mengakhiri fase grup sebagai juara grup masing-masing. Skenario itu pun berjalan sesuai rencana sepanjang turnamen.

Selain itu, Spanyol dan Argentina yang berada di dua posisi teratas ranking FIFA juga dipisahkan ke sisi bagan yang berbeda. Artinya, kedua tim baru berpeluang bertemu apabila sama-sama berhasil melaju hingga partai final. FIFA menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga keseimbangan bagan pertandingan sehingga tidak ada jalur yang dianggap lebih berat dibandingkan jalur lainnya.(DetikSport)

Tags
beritaTerkait
Berebut Raih Sepatu Emas, Messi dan Mbappe Bersaing Ketat Disusul Jude Bellingham dan Harry Kane
Opss.. FIFA Pertimbangkan Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim!
Kiandra Ramadhipa Juara, Indonesia Raya Berkumandang di Jerman
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman, Berikut Hasil Lengkapnya
Ini Dia Fakta Empat Jagoan Semifinalis Piala Dunia 2026
Tumpul, Erling Haaland Ditarik Keluar Menit ke-106
komentar
beritaTerbaru