Joint Operation Bareskrim Polri dan Polrestabes Medan Ungkap Peredaran Vape Narkoba di THM
POSMETRO MEDAN, Medan Bareskrim Polri dan Polrestabes Medan, Minggu (11/10) dini hari melakukan joint operation di kota Medan. Tim gabunga
Medan 12 menit lalu
POSMETRO MEDAN,New York- Piala Dunia 2026 dipastikan tidak akan melahirkan juara baru. Empat tim yang berhasil menembus babak semifinal merupakan negara-negara yang pernah mengangkat trofi juara dunia.
Pada fase perempat final, empat negara yang pernah menjadi juara dunia berhadapan dengan empat tim yang belum pernah merasakan gelar tersebut. Prancis menghadapi Maroko, Spanyol bertemu Belgia, Inggris melawan Norwegia, sementara Argentina ditantang Swiss.
Hasilnya, seluruh tim berstatus mantan juara mampu mempertahankan dominasinya. Prancis mengalahkan Maroko 2-0, Spanyol menyingkirkan Belgia dengan skor 2-1, Inggris mengatasi Norwegia 2-1, sedangkan Argentina menaklukkan Swiss 3-1.
Baca Juga:
Argentina yang datang sebagai juara bertahan kini akan berhadapan dengan Inggris, negara yang terakhir kali menjadi juara dunia pada 1966. Di semifinal lainnya, Spanyol, juara Piala Dunia 2010, akan menantang Prancis yang terakhir mengangkat trofi pada edisi 2018.
Dilansir BBC, untuk pertama kalinya sejak peringkat FIFA diperkenalkan pada 1994, empat tim penghuni posisi teratas ranking FIFA berhasil lolos bersama ke semifinal Piala Dunia.
Baca Juga:
Format yang diterapkan FIFA pada Piala Dunia 2026 turut berperan dalam terciptanya situasi tersebut. Saat pengundian grup, Spanyol yang menempati peringkat pertama FIFA, Argentina di posisi kedua, Prancis di urutan ketiga, dan Inggris di peringkat keempat ditempatkan di jalur bagan yang berbeda.
Dengan skema tersebut, keempat tim tidak mungkin saling berhadapan sebelum babak semifinal, asalkan mampu mengakhiri fase grup sebagai juara grup masing-masing. Skenario itu pun berjalan sesuai rencana sepanjang turnamen.
Selain itu, Spanyol dan Argentina yang berada di dua posisi teratas ranking FIFA juga dipisahkan ke sisi bagan yang berbeda. Artinya, kedua tim baru berpeluang bertemu apabila sama-sama berhasil melaju hingga partai final. FIFA menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga keseimbangan bagan pertandingan sehingga tidak ada jalur yang dianggap lebih berat dibandingkan jalur lainnya.(DetikSport)
POSMETRO MEDAN, Medan Bareskrim Polri dan Polrestabes Medan, Minggu (11/10) dini hari melakukan joint operation di kota Medan. Tim gabunga
Medan 12 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Bareskrim Polri dan Polrestabes Medan, Minggu (11/10) dini hari melakukan joint operation di kota Medan. Tim gabunga
Medan 17 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Riset Kolaborasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Indonesia yang melibatkan Universitas Negeri Medan
Medan 41 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali menore
Medan 57 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPMS) Golden Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan berhasil meraih tiga
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Selatan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menggelar penguatan implementasi Early Warning
Sumut 2 jam lalu
Wesly Silalahi meresmikan Hotel MG House 2, Otopia Car Wash, dan Marlova Minimarket milik Marolop Manurung dan Novayana Lumbantobing.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 1,6 juta penduduk Kabupaten Deli Serdang telah melakukan perekaman sidik jari melalui inovasi Pelaya
Sumut 18 jam lalu
POSMETRO MEDANJakarta Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Musa Rajekshah, menyambut baik terbitnya Peraturan Presiden (Pe
Peristiwa 18 jam lalu
Kota Pematangsiantar Terima Bantuan Bedah Rumah tak Layak Huni 634 Unit.
Sumut 10 Okt 2026