Bandar Sabu Di Torgamba Kena Undercover, 206 Gram Jadi Barang Bukti
Menyamar Jadi Pembeli, Satres Narkoba Labusel Sergap Bandar Sabu Di Torgamba, 206 Gram Jadi Barang Bukti.
Sumut 34 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Maroko- Gelar juara Piala Afrika 2025 yang diraih timnas Senegal diklaim bisa dicabut imbas mogok main pada detik-detik akhir babak kedua pada pertandingan final, Senin (19/1) dini hari WIB.
Senegal juara Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan tuan rumah Maroko 1-0 dalam babak tambahan pada laga final di Stadion Pangeran Moulay Abdellah, Senin (19/1) dini hari WIB.
Gol semata wayang Senegal itu dicetak Pape Gueye pada menit ke-94. Final Piala Afrika 2025 tersebut sempat diwarnai mogok pemain Senegal.
Baca Juga:
Mogok main itu dipicu dengan keputusan wasit Jean Jacquea Ndala yang memberikan penalti kepada Maroko ada masa injury time babak kedua setelah El Hadji Diouf dianggap melanggar Brahim Diaz.
Sejumlah pemain Senegal sempat masuk ke kamar ganti. Mane jadi salah satu pemain yang memilih tetap di lapangan. Bintang Al Nassr itu kemudian masuk ke ruang ganti guna mengajak rekannya ke lapangan.
Baca Juga:
Pertandingan kembali dilanjutkan. Penalti Diaz gagal. Laga berlanjut ke babak tambahan. Babak ini memberikan keuntungan bagi Senegal karena Gueye berhasil cetak gol tunggal. Senegal akhirnya juara.
Gelar juara yang didapat Senegal itu jadi kontroversi, karena tim berjulukan Lions of Teranga tersebut sempat meninggalkan lapangan karena protes dengan keputusan wasit.
Dikutip dari Sportbible, pelatih Maroko, Walid Regragui, menyebut tindakan Senegal sebagai hal yang memalukan.
"Citra yang kita berikan tentang sepak bola Afrika agak memalukan. Harus menghentikan pertandingan selama lebih dari 10 menit dengan dunia menyaksikan bukanlah tindakan yang berkelas," ucap Regragui.
Sedangkan Presiden FIFA Gianni Infantino menilai sikap Senegal dalam final itu "tidak bisa diterima." Sejauh ini Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) belum mengambil sikap.
Menyamar Jadi Pembeli, Satres Narkoba Labusel Sergap Bandar Sabu Di Torgamba, 206 Gram Jadi Barang Bukti.
Sumut 34 menit lalu
Sipropam Polres Tanjung Balai Lakukan Pengecekan Senpi Guna Antisipasi Pelanggaran.
Sumut 46 menit lalu
Sambut HAN 2026, Pesan Menteri Imipas Agus dan KSP Dudung ke Anak Binaan Masa Depan Kalian Masih Cerah
Inter-Nasional 55 menit lalu
Tanamkan Semangat Juang, Dansat Brimob Polda Sumut Kobarkan Mental Petarung Personel dalam Latihan.
Sumut satu jam lalu
Polres Toba Bekuk 2 Pelaku Curanmor.
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebuah ledakan dahsyat mengguncang kompleks perumahan elit Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin so
Berita 9 jam lalu
Tim gabungan dari Bidang Laboratorium Forensik (Bid Labfor) Polda Sumatera Utara masih terus melakukan investigasi mendalam terkait insiden.
Peristiwa 9 jam lalu
Evakuasi Korban Terakhir Ledakan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 3 Orang Meninggal, Polisi Gandeng PGN Usut Penyebab
Peristiwa 9 jam lalu
Dianggap Rendahkan Profesi Wartawan PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Poldasu
Medan 10 jam lalu
Wali Kota Tanjungbalai Melepas M.Rijal Hafiz Al Muttaqin Nasution Calon Mahasiswa Universitas AlAhgaff Hadhramaut Yaman.
Sumut 12 jam lalu