Sejoli Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Takut Ketahuan Orangtua Saat Mudik Lebaran
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta- Kata sial sepertinya cocok untuk menggambarkan hasil dan situasi yang dialami Real Madrid pada laga kedelapan atau pertandingan terakhir fase Liga Champions League 2025/2026.
Pada laga terakhir ini, Real Madrid harus menelan pil pahit kalah dari tim asal Portugal Benfica. Bertandang ke markas Benfica dalam matchday terakhir fase liga yang digelar di Estadio da Luz, Kamis dini hari, Kylian Mbappe Cs harus tumbang.
Sama-sama membutuhkan kemenangan, Benfica tampil solid dengan menang 4-2 atas Real Madrid.
Baca Juga:
Hasil ini, membuat kedua tim sama-sama melaju ke babak play-off Champions League 2025/2026 untuk mendapatkan tiket ke babak 16 besar.
Bisa dikatakan Real Madrid tidak diuntungkan sama sekali pada pertandingan ini. Pasalnya, mereka belum duduk di posisi aman untuk bisa lolos langsung ke babak 16 besar.
Baca Juga:
Kekalahan dari Benfica di laga kedelapan membuat skuad asuhan Alvaro Arbeloa ini harus melewati babak playoff Liga Champions.
Gagal mendapatkan poin membuat Madrid harus terlempar dari peringkat 8 besar atau zona lolos langsung ke babak 16 besar.
Dilansir dari Laman Resmi UEFA, El Real menempati posisi kesembilan klasemen fase liga dengan 15 poin, terpaut satu angka dari Manchester City di peringkat kedelapan.
Sementara lawannya, Benfica lewat kemenangan ini mengamankan tiket play-off terakhir dengan finis di posisi ke-24 berbekal sembilan poin dari delapan pertandingan, unggul selisih gol atas Marseille.
Apesnya lagi yang dialami oleh Real Madrid adalah kemenangan Benfica dikunci di laga ini lewat gol dari sang kiper.
Pada awal laga, Real Madrid tampil menekan dengan langsung mencetak gol di menit ke-30 lewat Kylian Mbappe.
Benfica kemudian berhasil menyamakan kedudukan bahkan berbalik unggul lewat Andreas Schjelderup dan pinalti Vangelis Pavlidis di babak pertama.
Masuk babak kedua, Schjelderup kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-49.
Tertinggal dua gol, Madrid mencoba bangkit. Mbappe mencetak gol keduanya pada menit ke-58 lewat sepakan akurat ke pojok kanan gawang Trubin setelah menerima umpan terobosan Arda Guler. Skor berubah menjadi 3-2.
Kejadian dramatis pun terjadi di penghujung laga. Benfica yang membutuhkan satu gol lagi untuk maju ke babak play-off mendapatkan keajaiban.
Dalam situasi tendangan bebas, kiper Antoliy Trubin ikut maju ke kotak penalti dan sukses menanduk bola kiriman Fredrik Aursnes tanpa bisa dihalau Courtois.
Setelah kekalahan dramatis dan menyakitkan dari Benfica ini, pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa angkat bicara. Arbeloa mengakui bahwa timnya tidak mampu menampilkan performa yang diharapkan.
"Jelas, hari ini kami jauh dari yang kami inginkan, menimbang kesulitan pertandingan, tuntutan lawan, atmosfer, apa yang mereka pertaruhkan, dan apa yang dipertaruhkan bagi kami," kata Arbeloa dikutip dari situs resmi klub, Kamis (29/1/2026).
Mantan pemain Real Madrid itu mengakui timnya belum bisa tampil konsisten selama 90 menit pertandingan. Ia menekankan bahwa kemenangan dalam pertandingan penting membutuhkan banyak aspek yang harus dilakukan dengan baik.
"Saya pikir kami tidak mampu tampil di level yang dibutuhkan selama 90 menit. Sebelum datang ke sini, kami tahu kami punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan, banyak yang harus ditingkatkan, dan kami sadar bahwa kami masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh," jelasnya.
Belum lagi masalah yang dianggap jadi kekurangan timnya dalam beberapa aspek terkhusus poin penting untuk meraih kemenangan.
"Untuk memenangkan pertandingan seperti ini, Anda harus melakukan banyak hal dengan baik, bukan hanya satu, dan Anda harus melakukannya secara konsisten selama 90 menit," tuturnya.
"Kami kekurangan banyak hal. Ini adalah pertandingan Liga Champions, level Liga Champions, melawan tim yang kami tahu sedang berjuang untuk bertahan hidup, yang perlu menang, yang melakukannya di depan pendukungnya sendiri, dan yang tidak hanya menunjukkan intensitas, tetapi juga bertahan dengan sangat baik, menyerang dengan sangat baik, dan seperti yang saya katakan sebelumnya, saya tidak bisa memberi Anda hanya satu alasan," ungkapnya.
"Saya pikir kami kekurangan banyak kualitas untuk meraih tiga poin, memenangkan pertandingan, dan mengalahkan Benfica hari ini," pungkasnya. (Fajar)
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa satu jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 3 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 3 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 4 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 5 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Binjai Dengan tema yang menyentuh hati, Satu kata satu rasa sangat berarti untuk kita yang terpisah bersatu kembali empat
Sumut 9 jam lalu