Ditetapkan Tersangka, Suami Guru ASN Ditahan
Tanjungbalai Polres Tanjungbalai bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial D alias A (37), suami guru ASN.
Peristiwa 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Bangkok -- Pembalap Ducati Marc Marquez mengaku beruntung terhindar dari kecelakaan fatal di MotoGP Thailand, Minggu (1/3) saat ia gagal finis di balapan tersebut.
Marc Marquez gagal finis karena ban belakang motor miliknya kempes dan pelek motornya rusak. Ia pun gagal melanjutkan balapan.
Saat insiden itu terjadi, Marc Marquez melebar keluar lintasan dan membentur kerb. Namun Marc Marquez bisa mengendalikan motor sehingga ia tetap bisa berada di atas motor.
Baca Juga:
Sayangnya, saat ingin mencoba kembali melaju, Marquez menyadari ban motor miliknya kempes. Ia pun tak bisa melanjutkan balapan.
"Saya hanya ingin berpikir tentang balapan berikutnya. Ini bukan masalah [karena] Michelin, dan ini bukan karena masalah lintasan."
"Ini adalah tentang kerb dobel yang tentu saja kehadirannya di pinggir lintasan adalah untuk tujuan bagus, namun hari ini saya melihat sesuatu yang tidak biasa, Namun inilah yang terjadi," ujar Marquez seperti dikutip dari Crash.
Marquez pun merasa beruntung terhindar dari kecelakaan highside yang membuatnya bisa terpental dari motor.
"Hal itu memang sungguh aneh karena velg juga benar-benar hancur. Jadi saya benar-benar merasa beruntung bahwa itu bukan highside," tutur Marquez
Marc Marquez mengoleksi sembilan poin dari MotoGP Thailand. Torehan itu didapat dari keberhasilan Marquez finis di posisi kedua dalam sesi sprint race pada Sabtu (1/3).
Marc Marquez mengaku tidak panik setelah rekor podium Ducati selama 88 balapan terhenti di MotoGP Thailand 2026.
Kegagalan Marc Marquez menyentuh garis finis di MotoGP Thailand tidak hanya jadi kegagalan dirinya sendiri. Secara keseluruhan, Ducati juga gagal. Pasalnya, tidak ada pembalap Ducati yang finis di podium, pertama kali terjadi sejak MotoGP Inggris 2001.
Terkait terhentinya rekor podium beruntun tersebut, Marc Marquez mengaku tidak panik. Marquez menyebut Ducati hanya perlu bekerja keras.
"Tentu saja, Ducati akan kembali bekerja. Kami harus bisa bekerja dengan baik, kami harus bekerja keras, namun tidak ada kepanikan."
"Di tahun ini ada casing yang berbeda, ada yang berbeda. Mari coba di balapan berikutnya. Tentu saja kami harus bekerja keras dan tidak bisa berdiam diri begitu saja," ujar Marc Marquez dikutip dari Crash.
(wan/cnn)
Tanjungbalai Polres Tanjungbalai bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial D alias A (37), suami guru ASN.
Peristiwa 7 menit lalu
Perumda Tirta Nauli Sibolga diduga menagih ulang iuran rekening air, sehingga konsumen mengaku dirugikan.
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Sejumlah massa aksi Serikat Pemuda Peduli Pantai Labuhanbatu (SPPPLU) meluapkan kemarahan mereka terhadap akti
Sumut 4 jam lalu
Warga Marelan Geger, Pria Ditemukan Meninggal 3 Hari di Dalam Ruko Diduga Tersengat Listrik.
Peristiwa 8 jam lalu
Peringati HANI 2026, Pemko dan BNN Pematangsiantar Serahkan Bioflok dan Tenis Meja ke Kelurahan Bukit Sofa Kampung Bersinar
Sumut 9 jam lalu
Ada Spanduk Bertuliskan Minta PAWkan Anggota DPRD Sumut Partai NasDem Diduga Terlibat Prostitusi.
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sidang lanjutan dugaan korupsi penyaluran Bantuan Penguatan Ekonomi (PENA) bagi korban banjir bandang di Kabupaten S
Peristiwa 10 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum istimewa bagi Sekolah Tumbuh Kembang Anak Mutiara Kids un
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN Pihak kepolisian bersama Perusahaan Gas Negara (PGN) melanjutkan olah tempat kejadian perkara terkait peristiwa ledakan pipa
Peristiwa 11 jam lalu
Sebanyak 282 Perwira Remaja (Paja) Akademi Kepolisian Angkatan ke58 Batalyon Ksatrya Hawin Sarwahita Tahun 2026.
Inter-Nasional 12 jam lalu