Kamis, 04 Juni 2026
Pemkab Tapanuli Utara Targetkan Pemerataan Mutu Pendidikan

Wakil Bupati Taput Dorong Penataan Guru dan Inovasi Pembelajaran

P. Silalahi - Kamis, 04 Juni 2026 14:50 WIB
Wakil Bupati Taput Dorong Penataan Guru dan Inovasi Pembelajaran
HENDRA CHRISTIAN SIREGAR
Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni P. Lumbantoruan meminta agar pemerataan mutu pendidikan ditingkatkan.

POSMETRO MEDAN- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan.

Salah satu langkah strategisnya memastikan pemerataan mutu pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Tapanuli Utara lewat penataan guru dan tenaga kependidikan yang lebih terarah dan berkeadilan.

Komitmen ini disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni P. Lumbantoruan, M.Eng saat menghadiri sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Penataan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) jenjang TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Tapanuli Utara yang berlangsung di Aula Josue Staineer, Jalan Raja Johannes Hutabarat, Tarutung, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga:

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Freddy Panjaitan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menyelaraskan kebutuhan tenaga pendidik dengan kondisi riil sekolah-sekolah di Kabupaten Tapanuli Utara.

Menurutnya, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam pengelolaan sumber daya manusia bidang pendidikan, antara lain perwakilan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VI Sumatera Utara, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK), Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), serta BKPSDM Kabupaten Tapanuli Utara.

Baca Juga:

"Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan pemetaan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan yang lebih akurat sehingga pemerataan layanan pendidikan dapat terlaksana secara optimal," ujarnya.

Wakil Bupati Dr. Deni P. Lumbantoruan menegaskan pembangunan SDM unggul salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mewujudkan daerah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Ia menilai pendidikan menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi yang berkualitas.

Makanya, kata Wakil Bupati, seluruh pemangku kepentingan harus memastikan bahwa setiap anak di Tapanuli Utara memperoleh akses pendidikan yang sama baiknya tanpa dibatasi oleh letak geografis maupun kondisi sekolah.

"Pendidikan yang berkualitas harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat disetiap wilayah Kabupaten Tapanuli Utara. Tidak boleh ada kesenjangan kualitas pendidikan antara sekolah yang berada di pusat kota dengan sekolah yang berada di wilayah terpencil. Pemerataan mutu pendidikan harus menjadi komitmen bersama," tegas Wakil Bupati.

Dia menekankan pentingnya pelaksanaan inovasi daerah TAPAMAJUMA (Tapanuli Utara Maretong, Manjaha, Martorsa) sebagai budaya kerja yang harus diterapkan dalam seluruh sektor pelayanan publik, termasuk dunia pendidikan.

Menurutnya, semangat gotong royong, kebersamaan, serta komunikasi yang baik harus menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai tantangan pendidikan yang masih dihadapi daerah.

Wakil Bupati pun mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk mengambil peran aktif dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui dedikasi, profesionalisme, dan inovasi dalam proses pembelajaran.

"Kita membutuhkan kontribusi nyata dari seluruh guru dan tenaga kependidikan. Pemerataan kualitas pendidikan tidak bisa hanya dilakukan melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga harus didukung komitmen para pendidik yang berada di garis depan pelayanan pendidikan," katanya.

Peran Kepala Sekolah Disorot

Wakil Bupati secara khusus menyoroti peran strategis kepala sekolah sebagai pemimpin di satuan pendidikan.

Dia meminta para Kepala Sekolah agar berani menyampaikan kondisi sebenarnya yang terjadi di sekolah masing-masing sehingga pemerintah dapat mengambil kebijakan yang tepat terkait distribusi dan penempatan guru.

"Kepala sekolah harus memiliki keberanian untuk menyampaikan kondisi sekolah secara objektif dan apa adanya. Dengan data yang benar, pemerintah dapat melakukan penempatan tenaga pendidik secara tepat sehingga pemerataan layanan pendidikan dapat terwujud," ujarnya.

Selain itu, dia juga mengingatkan pentingnya membangun hubungan kerja yang harmonis di lingkungan sekolah.

"Kepala sekolah harus mampu merangkul seluruh guru dan tenaga kependidikan. Bangun komunikasi yang baik, ciptakan suasana kerja yang kondusif, dan jadilah pemimpin yang mampu menggerakkan seluruh potensi yang ada di sekolah," tambahnya.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga berencana mendorong berbagai inovasi pembelajaran yang dapat mempercepat peningkatan kompetensi guru.

Salah satu program yang akan dikembangkan adalah kegiatan "Tukar Mimbar" antar guru.

Program ini diharapkan menjadi wadah berbagi pengalaman, metode pembelajaran, inovasi pendidikan, serta praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan di masing-masing sekolah.

"Kedepan harus ada inovasi dalam peningkatan dan pemerataan kualitas pendidikan. Salah satu yang akan kita dorong adalah program Tukar Mimbar antar guru sehingga terjadi transfer pengetahuan dan pengalaman yang dapat meningkatkan kompetensi tenaga pendidik secara merata," tegas Wakil Bupati.

Lewat kegiatan penataan GTK ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap dapat menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dalam pemerataan tenaga pendidik, peningkatan profesionalisme guru, serta penguatan kualitas pendidikan di seluruh wilayah.

Dengan pemerataan guru yang lebih baik dan dukungan berbagai inovasi pendidikan.

Diharapkan seluruh peserta didik di Kabupaten Tapanuli Utara memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi, sehingga cita-cita mewujudkan SDM unggul menuju Tapanuli Utara yang maju dan berdaya saing dapat tercapai.

Kegiatan ini dihadiri Freddy Panjaitan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara, Jenri Simanjuntak selaku Kepala BKPSDM Kabupaten Tapanuli Utara dan para kepala sekolah, pengawas sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan. (HENDRA CHRISTIAN SIREGAR)

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Hore..!!! 74 Siswa SMA Negeri 4 Pematangsiantar Tembus PTN Top Jawa Lewat UTBK
Taput Rancang Masa Depan Daerah, FGD RIPD 2027–2045 Resmi Digelar
Lom Lom Suwondo Dorong Lulusan Dwitunggal Jadi Generasi Berdaya Saing
Gedung Baru Rumah Aspirasi Sofyan Tan Diresmikan, Targetkan Pelayanan Pendidikan Lebih Luas
Guru MAN 1 Deli Serdang Jadi Delegasi Indonesia di Forum Pendidikan Internasional China
Sapi Kurban Sabam Rajagukguk Bawa Keberkahan di 8 Titik Sumatera Utara
komentar
beritaTerbaru