Pemkab Toba Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan
Pemkab Toba menyosialisasikan sekaligus menggelar Advokasi Akreditasi Perpustakaan.
Sumut 5 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan – Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menginisiasi Deklarasi Pesantren Ramah Anak. Langkah strategis ini menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman, memastikan santri belajar dengan nyaman, serta melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan fisik maupun psikologis.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremonial belaka. Momen ini merupakan langkah krusial untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) pesantren di Sumatera Utara.
"Pesantren adalah lembaga pendidikan pencetak generasi Islami yang unggul. Oleh karena itu, kita harus memastikan lingkungan di dalamnya benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi santri untuk menuntut ilmu. Melalui program Pesantren Ramah Anak ini, kita ingin membangun ekosistem yang melindungi hak-hak anak, mengoptimalkan potensi mereka, sekaligus memberikan ketenangan bagi orang tua yang menitipkan anak-anaknya di pondok pesantren," ujar Kakanwil usai mendeklarasikan Pesantren Ramah Anak di Aula Kanwil Kemenag Sumut, Rabu (15/07/2026).
Baca Juga:
Ahmad Qosbi menambahkan, implementasi program ini membutuhkan sinergi yang kuat dari tingkat pimpinan hingga akar rumput. Kanwil Kemenag Sumut melalui Bidang PAKIS akan berkomitmen melakukan pembinaan, monitoring, serta evaluasi secara berkala. Hal ini dilakukan agar prinsip-prinsip ramah anak dapat terinternalisasi dengan baik dalam pola pengasuhan dan pembelajaran sehari-hari.
"Dengan adanya deklarasi ini, kami berharap seluruh pondok pesantren di Sumatera Utara mampu menjadi pelopor lembaga pendidikan berbasis agama yang ramah, inklusif, serta bebas dari tindakan perundungan (bullying) maupun kekerasan," tambahnya.
Baca Juga:
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang PAKIS Kanwil Kemenag Sumut, Dahyar Husein pada Rapat Koordinasi Pembentukan Kepengurusan Forum Komunikasi Kepala Seksi Pendis/Pontren/Pakis/Pais sekaligus Penguatan Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Seksi di Aula Kanwil Kemenag Sumut mengajak seluruh Kepala Seksi untuk berkomitmen penuh merealisasikan program Pesantren Ramah Anak di daerah masing-masing.
"Komitmen ini kita dedikasikan demi masa depan anak-anak yang cerah, agar mereka tumbuh menjadi pemimpin yang berakhlakul karimah dan siap menyongsong cita-cita menuju Indonesia Emas 2045," ucap Dahyar.
Adapun isi Deklarasi
Komitmen:
1. Menjadikan pesantren sebagai tempat tumbuh kembang santri yang aman, nyaman, sehat, dan inklusif sesuai dengan ajaran Islam, etika pesantren dan peraturan perundang-undangan.
Pemkab Toba menyosialisasikan sekaligus menggelar Advokasi Akreditasi Perpustakaan.
Sumut 5 menit lalu
TMMD ke129 secara resmi dimulai, menjadi wujud nyata sinergi membangun pedesaan.
Sumut 20 menit lalu
Polres Labuhanbatu Selatan kasus dugaan peredaran sabu dan pil ekstasi
Peristiwa 35 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara mengi
Sumut 45 menit lalu
Dekati generasi muda, Kapolsek Sorkam memberikan pembekalan bahaya narkoba hingga judi online di MPLS
Sumut 57 menit lalu
Bobby Nasution, adalah politikus dan pengusaha Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara periode 2025&ndash2030.
Profil 60 menit lalu
Jalin Soliditas Antar Aparat Penegak Hukum, Kapolres Dairi Sambangi Kejari Dairi.
Sumut satu jam lalu
Boy Simamora Meninggal Dunia Bukan Karena Diterkam Buaya. Hal itu terungkap dalam gelar perkara di Polres Tapanuli Tengah.
Peristiwa satu jam lalu
Melihat dari dekat sosok Erni Ariyanti yang kin menjabat sebagai Ketua DPRD Sumatera Utara.
Profil satu jam lalu
KOSMAK Desak Presiden Prabowo Subianto Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kasus Febri Adriansyah Eks Jampidsus Diambilalih KPK.
Inter-Nasional satu jam lalu