Selasa, 28 Juli 2026

Ketua TP PKK Taput Tekankan Penguatan Data Dasawisma dan Sinergi Lintas Sektor untuk Percepat Pembangunan Desa

Faliruddin Lubis - Rabu, 10 Juni 2026 13:01 WIB
Ketua TP PKK Taput Tekankan Penguatan Data Dasawisma dan Sinergi Lintas Sektor untuk Percepat Pembangunan Desa
IST
Ketua TP PKK Taput, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, memberikan bimbingan dan arahan pada kegiatan Monitoring Desa Percontohan PKK Kecamatan Muara di Desa Sibandang, Kecamatan Muara, Selasa (9/6/2026).

POSMETRO MEDAN,Tapanuli Utara-Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, menegaskan pentingnya penguatan data Dasawisma sebagai fondasi utama dalam mendukung keberhasilan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikannya saat memberikan bimbingan dan arahan pada kegiatan Monitoring Desa Percontohan PKK Kecamatan Muara yang berlangsung di Desa Sibandang, Kecamatan Muara, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, pimpinan perangkat daerah yang tergabung dalam tim monitoring, Camat Muara beserta jajaran TP PKK Kecamatan Muara, kepala desa, serta kader PKK dan Dasawisma Desa Sibandang.

Baca Juga:

Dalam arahannya, Ny. Neny Angelina menekankan bahwa data Dasawisma yang akurat dan terbarui merupakan kunci dalam merancang program yang tepat sasaran.

Menurutnya, data tersebut menjadi dasar penting dalam berbagai kebijakan, mulai dari penanganan stunting, pemetaan kondisi sanitasi rumah tangga, hingga identifikasi kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Baca Juga:

"Data Dasawisma bukan sekadar administrasi, tetapi menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan dan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena itu, kader harus terus memperbarui dan melengkapi administrasi secara tertib dan berkelanjutan," tegasnya.

Selain penguatan data, Ketua TP PKK Taput juga mendorong setiap kelompok kerja (Pokja) untuk semakin mempertajam program unggulannya. Pokja I diharapkan fokus pada pembinaan karakter keluarga, pola asuh anak dan remaja di era digital, serta pencegahan kekerasan dalam rumah tangga dan penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Pokja II diarahkan untuk memperkuat program peningkatan pendapatan keluarga melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dan pengembangan budaya literasi masyarakat.

Pokja III didorong mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah guna mendukung ketahanan pangan keluarga serta penyediaan pangan bergizi.

Sedangkan Pokja IV difokuskan pada percepatan penurunan angka stunting melalui peningkatan pelayanan kesehatan, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta penguatan perencanaan keluarga sehat.

Halaman:
Tags
beritaTerkait
Panggung Budaya Beta Tu Pulo Sibandang Meriahkan PRSU Ke-50, Pemkab Taput Promosikan Wisata Berbasis Budaya
Kakanwil Ditjenpas Sumut Tegaskan Larangan Penggunaan HP di Lapas
Disdik Sumut Dukung Kejuaraan Catur SIWO PWI - STOK Bina Guna 2026
Buronan Marga Simangunsong Masih Bebas
Dari Lubuk Pakam untuk Masa Depan Bangsa, Semangat HAN 2026 Menggema
Ada Spanduk Bertuliskan Minta PAW-kan Anggota DPRD Sumut Partai NasDem Diduga Terlibat Prostitusi
komentar
beritaTerbaru