Polres Humbahas Rutin Patroli untuk Jaga Kamtibmas Fokuskan Titik Rawan
Polres Humbahas Patroli Rutin Jaga Kamtibmas
Sumut 10 menit lalu
POSMETRO MEDAN, STM Hulu - Potensi pertanian hortikultura di Kecamatan STM Hulu dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan menjadi sumber penguatan ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang pun terus mendorong pengembangan komoditas unggulan sekaligus membuka ruang lebih luas bagi keterlibatan generasi muda di sektor pertanian.
Hal tersebut mengemuka dalam Dialog Bersama Masyarakat Desa Liang Pematang bertema Menumbuhkembangkan Petani Pemuda Milenial yang digelar Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Deli Serdang di Desa Liang Pematang, Kecamatan STM Hulu, Jumat (12/6/2026).
Dalam dialog yang berlangsung interaktif, Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, mendengarkan langsung berbagai masukan dari petani, khususnya terkait budidaya bawang merah dan cabai. Pembahasan tidak hanya menyangkut luas lahan dan hasil panen, tetapi juga tantangan pemasaran yang kerap dihadapi petani.
Baca Juga:
Menurut Wabup, bawang merah dan cabai merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomi menjanjikan. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan data yang akurat agar pola tanam dan kebutuhan pasar dapat dipetakan secara lebih baik.
Untuk itu, Pemkab Deli Serdang terus melakukan pendataan petani beserta komoditas yang dibudidayakan. Langkah ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menghubungkan hasil produksi petani dengan kebutuhan pasar sehingga penyerapan hasil panen menjadi lebih optimal.
Baca Juga:
"Kami ingin seluruh petani terdata dengan baik. Apa yang ditanam, berapa luas lahannya, dan kapan panennya harus diketahui. Dengan data tersebut, pemerintah dapat membantu memastikan hasil panen petani terserap pasar. Daripada membeli dari daerah lain, lebih baik kita membeli hasil produksi petani Deli Serdang sendiri," ujar Wabup.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan komoditas pertanian yang memiliki prospek pasar baik, termasuk bawang merah dan cabai. Pemerintah kabupaten siap memberikan pendampingan melalui pemerintah desa dan penyuluh pertanian agar proses budidaya hingga pemasaran berjalan lebih terarah. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan para petani, termasuk yang berada di daerah terpencil memperoleh akses yang sama terhadap program dan layanan pembangunan pertanian.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang, Elina Sari, mengatakan STM Hulu merupakan salah satu wilayah yang potensial untuk pengembangan hortikultura. Berbagai bantuan berupa benih, bibit bawang merah, serta sarana produksi pertanian telah disalurkan kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah.
Menurutnya, penguatan sektor pertanian juga perlu melibatkan generasi muda melalui program Petani Milenial yang menyasar usia 19 hingga 39 tahun. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha pertanian yang adaptif terhadap teknologi dan berorientasi agribisnis.
"Petani adalah pahlawan pangan yang berperan penting menjaga ketahanan pangan daerah. Kami siap mendampingi para pemuda yang ingin mengembangkan usaha di sektor pertanian," ujarnya.
Dinas Pertanian juga membuka peluang bagi kelompok tani maupun petani muda untuk memperoleh pendampingan dan dukungan program melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) sesuai dengan ketentuan dan kemampuan anggaran yang tersedia.
Wakil Ketua JPKP Kabupaten Deli Serdang, Pujian Tarigan, menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya petani-petani muda yang mampu menjadi penggerak pembangunan pertanian di daerah.
Melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, sektor pertanian di STM Hulu diharapkan semakin berkembang sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.( DMS)
Polres Humbahas Patroli Rutin Jaga Kamtibmas
Sumut 10 menit lalu
Dari tempat bermain game, berubah menjadi sarang narkoba, warnet jadi lokasi transaksi digulung Polisi.
Medan 24 menit lalu
Sri Rezeki Kritik Sistem Regsosek, Minta Indikator Desil Tidak Dijadikan Tolak Ukur Tunggal Bansos.
Politik 32 menit lalu
Kunjungan Ke SDN 134409, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Perpustakaan Keliling Solusi Cerdas Tingkatkan Literasi dan Minat Baca Para Peserta
Sumut 40 menit lalu
Danrem 022/PT Hadiri Penutupan Diklat SPPI KDKMP/KNMP di Rindam l/BB.
Sumut 55 menit lalu
Mengenal Lebih Dekat Wakapolda Sumut Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak.
Profil satu jam lalu
Sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika di Desa Gele, Kecamatan Blangkejeren.
Peristiwa satu jam lalu
Tim Gabungan Tertibkan PETI di Pegagan Hilir, 47 Camp Hingga Mesin Dimusnahkan.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,ENAM belas bulan sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, terus berkomitmen dalam mel
Sumut 2 jam lalu
Sanksi untuk Lurah Paya Pasir Medan yang Ejek Warga saat Ngeluh soal LPJU
Medan 5 jam lalu