Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Terjadi Kepanikan di Tengah Laut
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin Sejumlah Warga Asal Sumba yang Turut Ikut Dalam Kapal Tersebut Berhasil Dievakuasi Selamat.
Peristiwa 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Pakpak Bharat - Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui implementasi teknologi mesin pengupas kulit kopi bagi Kelompok Tani Mberasmo Page di Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (29/6/2026) Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas, efisiensi kerja, dan kualitas hasil pengolahan kopi yang selama ini masih dilakukan secara manual.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sektor pertanian berbasis teknologi tepat guna. Melalui penerapan mesin pengupas kulit kopi, petani diharapkan mampu mempercepat proses pascapanen, mengurangi beban kerja, serta meningkatkan kapasitas produksi kopi yang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah Pakpak Bharat.
Ketua tim PKM Drs. Juniar Hutahaean, M.Si yang didampingi Dr. Saronom Silaban, dan Siti Ulgari, M.Pd sebagai anggota menjelaskan bahwa salah satu permasalahan utama yang dihadapi petani kopi adalah rendahnya efisiensi proses pengupasan buah kopi yang masih mengandalkan cara tradisional. Kondisi tersebut menyebabkan waktu produksi menjadi lebih lama dan kapasitas pengolahan terbatas. Dengan hadirnya mesin pengupas kulit kopi, proses pengolahan dapat dilakukan lebih cepat dan lebih konsisten sehingga mendukung peningkatan pendapatan petani. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bpk Asran Siregar, S.E sebagai perwakilan dari LPPM Unimed.
Baca Juga:
Selain menyerahkan bantuan teknologi, tim PKM juga memberikan pelatihan pengoperasian mesin, perawatan alat, serta pendampingan kepada anggota Kelompok Tani Mberasmo Page. Pelatihan ini bertujuan memastikan petani mampu mengoperasikan teknologi secara mandiri dan berkelanjutan. Selain pemberian teknologi, mitra juga dilatih mengolah limbah kulit kopi menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan oleh mitra meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi biaya produksi. Pendekatan pendampingan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penggunaan alat, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan usaha tani kopi.
Ketua Kelompok Tani Mberasmo Page Benianto Boangmanalu menyambut baik program ini dan menyampaikan apresiasi kepada Tim PKM DPPM Unimed atas dukungan yang diberikan. Menurut mereka, bantuan teknologi tersebut menjadi solusi nyata dalam menjawab kebutuhan petani untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha kopi di daerah tersebut. Melalui program ini, DPPM Unimed menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Diharapkan implementasi teknologi pengupas kulit kopi dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan usaha kopi yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Pakpak Bharat.(rel)
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin Sejumlah Warga Asal Sumba yang Turut Ikut Dalam Kapal Tersebut Berhasil Dievakuasi Selamat.
Peristiwa 8 menit lalu
Bea Cukai dan Polri Temukan 30 Kilogram Sabu dalam Kemasan Teh Tiongkok di Perairan Asahan.
Peristiwa satu jam lalu
Winda Lorenza Diduga Bunuh Diri, Kapolda Sumut Pastikan Penyidikan Terus Diperdalam.
Medan 2 jam lalu
Satpolairud Polres Sibolga Intensifkan Patroli dan Pemantauan Wilayah Pesisir
Peristiwa 2 jam lalu
Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Pemkab Buka Festival Drumband Piala Bupati Taput
Sumut 3 jam lalu
Jelang HUT RI, PWPM Datang Membawa Pesan Wartawan Senior Tak Boleh Dilupakan.
Medan 3 jam lalu
Wali Kota Sibolga Buka Turnamen Sepak Bola Gebyar Kemerdekaan, Pererat Sinergi Forkopimda.
Sumut 3 jam lalu
Pemprov Sumut Tegaskan ProbisUHC, Warga Cukup Tunjukkan KTP untuk Berobat.
Sumut 3 jam lalu
Siswa SMA di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Bergizi Gratis
Sumut 3 jam lalu
Tiga Pekerja DLH Kota Tanjungbalai Tersengat Listrik Tegangan Menengah Saat Pasang Bendera di Tugu Segitiga.
Peristiwa 3 jam lalu