GPI, katanya, Indonesia akhirnya diakui secara hukum setelah Indonesia merdeka tahun 1945, dan saat ini terus berkembang.
"Kehadiran Bapak Menko AHY tentunya memberikan suasana baru dan memberikan sejarah bagi gereja kita. Ini bukan kebetulan, tentu sudah rencana Tuhan," kata Pdt HM Siburian.
Baca Juga:
Pembukaan Sinode Besar GPI, sebutnya, harus menjadi semangat baru dalam memberitakan Injil.
"Serta meningkatkan kualitas iman umat Kristen di mana pun berada," tandasnya.
Baca Juga:
Pembukaan Sinode Besar 2026 GPI ditandai pemukulan gong oleh Menko Infra AHY dan penyerahan Alkitab kepada 10 siswa dan pendeta. Dilanjutkan pemberian cenderamata dari Wali Kota Wesly kepada Menko AHY.
Usai pembukaan, atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dan seluruh masyarakat, Wali Kota Wesly mengucapkan selamat datang dan salam hormat kepada Agus Harimurti Yudhoyono di Kota Pematangsiantar.
Wesly berharap kunjungan kerja ini semakin mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemko Pematangsiantar dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, pemerataan pembangunan wilayah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tidak lupa, Wesly mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Sinode Besar GPI yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, Sinode Besar bukan hanya menjadi agenda organisasi gereja, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan, memperkokoh nilai-nilai kasih, persatuan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
"Pemerintah Kota Pematangsiantar sangat mengapresiasi kontribusi Gereja Pentakosta Indonesia dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, toleran, dan religius," sebut Wesly. (*)
Tags
beritaTerkait
komentar