Kasat Binmas Polres Tebing Tinggi Ajak Tokoh Agama Sejukkan Umat, Jangan Mudah Terprovokasi
Kasat Binmas Polres Tebing Tinggi mengajak tokoh agama menyejukkan umat, tak mudah terprovokasi.
Sumut 49 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di lingkungan rumah sakit, RSUD Tarutung menggelar simulasi antisipasi kebakaran melalui pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang diikuti sekitar 50 orang pegawai dari berbagai unit pelayanan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Bulutangkis RSUD Tarutung dan menghadirkan petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran sebagai instruktur simulasi.
Kegiatan itu dihadiri Wakil Direktur Umum RSUD Tarutung Dortiana Simanjuntak, SE., M.Si., Wakil Direktur Pelayanan drg. Karen Lumbantobing, Kepala Bagian Umum Naomi Veronika Aritonang, jajaran pejabat struktural, para pegawai RSUD Tarutung, serta tim dari Dinas Pemadam Kebakaran yang memberikan materi dan pendampingan selama pelatihan berlangsung.
Baca Juga:
Dalam simulasi itu, peserta menerima materi mengenai penanganan awal kebakaran, pengenalan jenis-jenis APAR, hingga praktik langsung penggunaan APAR sesuai standar operasional prosedur (SOP). Seluruh peserta juga dilatih untuk tetap tenang, sigap, dan mampu mengambil tindakan cepat apabila terjadi keadaan darurat kebakaran di lingkungan rumah sakit.
Wakil Direktur Umum RSUD Tarutung, Dortiana Simanjuntak, SE., M.Si., mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pegawai agar mampu melakukan tindakan awal secara cepat dan tepat apabila terjadi keadaan darurat kebakaran. Keselamatan pegawai, pasien, dan pengunjung merupakan prioritas kami," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tarutung, drg. Karen Lumbantobing, menegaskan kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan pasien sekaligus menjamin kelangsungan pelayanan kesehatan.
"Seluruh tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung harus memahami prosedur tanggap darurat, termasuk penggunaan APAR. Melalui pelatihan yang berkelanjutan, kami berharap setiap petugas semakin sigap dan profesional dalam menghadapi kondisi darurat," katanya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Bagian Umum RSUD Tarutung, Naomi Veronika Aritonang, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan rumah sakit.
"Melalui pelatihan ini, seluruh pegawai tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktik dalam menggunakan APAR sehingga siap memberikan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat," ungkapnya.
Kasat Binmas Polres Tebing Tinggi mengajak tokoh agama menyejukkan umat, tak mudah terprovokasi.
Sumut 49 menit lalu
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menerima audiensi pengurus GKPI Jemaat Bukit Sion Martoba.
Sumut 54 menit lalu
Bhabinkamtibmas Polsek Juhar bergotong royong bersama warga, kekaligus memperkuat sinergi menjaga Kamtibmas desa.
Sumut 59 menit lalu
Beredar info, Presiden Prabowo meminta agar Jampidsus Febrie Adriansyah segera mengundurkan diri.
Inter-Nasional satu jam lalu
Monitoring di Jalan Badak, Bhabinkamtibmas Polsek Rambutan menyampaikan pesan Kamtibmas.
Sumut satu jam lalu
RSUD Tarutung Gelar Simulasi Antisipasi Kebakaran, Puluhan Pegawai Ikuti Pelatihan Penggunaan APAR
Sumut 2 jam lalu
M (50) terduga pelaku pembunuhan ibu kandung di Pematangsiantar dikirim ke RSJ.
Peristiwa 2 jam lalu
Kapolsek Medan Kota AKP Feriawan Pimpin Apel Malam Siaga 1.
Medan 2 jam lalu
Kakanwil Kementerian Hukum Sumatera Utara beserta jajaran memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Liberti Sitinjak.
Sumut 2 jam lalu
Personel Sat Binmas Polres Dairi mengatur arus lalin (lalu Lintas) di Depan SPBU Simamora
Sumut 2 jam lalu