Mayor Laut Faisal Mulia Divonis 10 Tahun Penjara dan Dipecat
Majelis hakim Pengadilan Militer Tinggi I Medan menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada Mayor Laut (P) Faisal Mulia.
Peristiwa 10 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di lingkungan rumah sakit, RSUD Tarutung menggelar simulasi antisipasi kebakaran melalui pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang diikuti sekitar 50 orang pegawai dari berbagai unit pelayanan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Bulutangkis RSUD Tarutung dan menghadirkan petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran sebagai instruktur simulasi.
Kegiatan itu dihadiri Wakil Direktur Umum RSUD Tarutung Dortiana Simanjuntak, SE., M.Si., Wakil Direktur Pelayanan drg. Karen Lumbantobing, Kepala Bagian Umum Naomi Veronika Aritonang, jajaran pejabat struktural, para pegawai RSUD Tarutung, serta tim dari Dinas Pemadam Kebakaran yang memberikan materi dan pendampingan selama pelatihan berlangsung.
Baca Juga:
Dalam simulasi itu, peserta menerima materi mengenai penanganan awal kebakaran, pengenalan jenis-jenis APAR, hingga praktik langsung penggunaan APAR sesuai standar operasional prosedur (SOP). Seluruh peserta juga dilatih untuk tetap tenang, sigap, dan mampu mengambil tindakan cepat apabila terjadi keadaan darurat kebakaran di lingkungan rumah sakit.
Wakil Direktur Umum RSUD Tarutung, Dortiana Simanjuntak, SE., M.Si., mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Baca Juga:
"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pegawai agar mampu melakukan tindakan awal secara cepat dan tepat apabila terjadi keadaan darurat kebakaran. Keselamatan pegawai, pasien, dan pengunjung merupakan prioritas kami," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tarutung, drg. Karen Lumbantobing, menegaskan kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan pasien sekaligus menjamin kelangsungan pelayanan kesehatan.
"Seluruh tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung harus memahami prosedur tanggap darurat, termasuk penggunaan APAR. Melalui pelatihan yang berkelanjutan, kami berharap setiap petugas semakin sigap dan profesional dalam menghadapi kondisi darurat," katanya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Bagian Umum RSUD Tarutung, Naomi Veronika Aritonang, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan rumah sakit.
"Melalui pelatihan ini, seluruh pegawai tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktik dalam menggunakan APAR sehingga siap memberikan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat," ungkapnya.
Majelis hakim Pengadilan Militer Tinggi I Medan menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada Mayor Laut (P) Faisal Mulia.
Peristiwa 10 menit lalu
Polsek Barusjahe Mediasi Perkelahian Remaja Dua Desa, Berakhir Damai.
Peristiwa 17 menit lalu
Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Minta Pemko Percepat Sertifikasi dan Pengamanan Hukum Aset.
Medan 37 menit lalu
Dua Sarang Narkoba Mangkubumi Digerebek, 2 Pengedar 7 Pemakai Diciduk.
Medan 49 menit lalu
Pesawat Tempur Sukhoi Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin, Angkasa Pura Buka Suara.
Peristiwa satu jam lalu
Sembunyikan 4 Paket Sabu di Rumah, Pria 52 Tahun di Tapanuli Tengah Ditangkap Polisi.
Kriminal satu jam lalu
KOMANDAN PASUKAN BRIMOB III Brigjen Pol.John .H.S. Sitanggang,S.I.K.,M.Han.
Profil 2 jam lalu
Polres Karo Intensifkan Patroli Malam Antisipasi 3C dan Gangguan Kamtibmas.
Sumut 2 jam lalu
Kasus Pencurian Karet di Pinangsori Berakhir Damai Melalui Mekanisme Restorative Justice.
Peristiwa 3 jam lalu
Simpan Sabu Dibungkus Kaos Kaki, Sat Narkoba Polres Dairi Ringkus Terduga Pengedar di Huta Rakyat.
Peristiwa 4 jam lalu