Rabu, 05 Agustus 2026

Wesly Silalahi Hadiri Peresmian Renovasi Makam dr Djasamen Saragih

P. Silalahi - Selasa, 04 Agustus 2026 23:15 WIB
Wesly Silalahi Hadiri Peresmian Renovasi Makam dr Djasamen Saragih
Facebook @pemko pematangsiantar
Wesly Silalahi di sela-sela peresmian renovasi makam dr Djasamen Saragih.

POSMETRO MEDAN- Wesly Silalahi SH MKn,Wali Kota Pematangsiantar menghadiri Peresmian Renovasi Makam Tokoh Simalungun dr. Djasamen Saragih Sumbayak, di Aman Raya Kabupaten Simalungun, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan itu menjadi momentum mengenang jasa dan keteladanan dr. Djasamen Saragih sebagai pelopor pelayanan kesehatan yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.

Peresmian renovasi makam ditandai penandatanganan prasasti para tokoh dan undangan yang hadir.

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Wesly Silalahi menegaskan peresmian bukan sekadar meresmikan makam yang telah dibangun kembali, melainkan wujud penghormatan terhadap sejarah dan pengabdian para pendahulu.

Baca Juga:

"Hari ini kita tidak sekadar meresmikan sebuah makam yang telah direnovasi, tetapi kita sedang memperkuat ikatan sejarah, mengenang nilai-nilai perjuangan, keteladanan, dan pengabdian yang diwariskan oleh almarhum dr. Djasamen Saragih," kata Wesly Silalahi.

Dia mengakui, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pendahulunya, menjaga jejak sejarah, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus.

Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Wesly Silalahi mengucapkan selamat atas terlaksananya peresmian renovasi makam itu dan berharap semangat pengabdian dr. Djasamen Saragih terus menginspirasi generasi muda, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Cicit almarhum dr. Djasamen Saragih, Patra Saragih Sumbayak, menjelaskan renovasi makam dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah meninggalkan warisan pengabdian bagi masyarakat. Ia berharap makam tersebut dapat terus dirawat dan dijaga sebagai bagian dari warisan sejarah Simalungun.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Pemangku Adat dan Cendekiawan Simalungun (PACS) dr. Sarmedi Purba mengungkapkan, menjadi dokter di era 1930-an merupakan perjuangan yang tidak mudah.

Saat itu, pendidikan kedokteran masih sangat terbatas dan hanya dapat diakses melalui sekolah yang diselenggarakan Pemerintah Hindia Belanda bagi kalangan pribumi.

Ia juga mengingatkan, sekitar tahun 1943 dr. Djasamen Saragih berpindah ke Pematangsiantar dan menjadi tokoh penting dalam perkembangan pelayanan kesehatan yang kini dikenang melalui nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.

Sementara itu, Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih SE MM memberikan apresiasi dan penghargaan atas terlaksananya renovasi makam tersebut.

Menurutnya, makam dr. Djasamen Saragih tidak hanya menjadi simbol penghormatan kepada tokoh Simalungun, tetapi juga memiliki potensi sebagai destinasi wisata sejarah dan wisata pendidikan yang dapat memperkenalkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Sekda Pemko Pematangsiantar Serahkan Bantuan Sembako ke Jemaat GBKP Rg Jalan SM Raja
MPK Wilayah I Sumut-Aceh Gelar Lomba Cipta Lagu Rohani Guru dan Siswa Kristen
Jelang Lomba Cipta Lagu Rohani, RE Nainggolan Apresiasi Dukungan Pemkot Pematangsiantar
Wesly Silalahi Tekankan IDI Siantar-Simalungun Harus Jadi Rumah Bersama
Personil Koramil Dolok Silau Hadiri Hadiri Agenda Kerja Bupati Simalungun
Mengenal Lebih Dekat Sosok Efarina Margaretha Malemna Saragih
komentar
beritaTerbaru