Jumat, 25 September 2026
Aksi Blokir Jalan Kembali Pecah di Desa Pematang Cengal Langkat

Warga Duduk Bershalawat di Tengah Jalan Tuntut Jalan Segera Diaspal

Faliruddin Lubis - Jumat, 07 Agustus 2026 06:44 WIB
Warga Duduk Bershalawat di Tengah Jalan Tuntut Jalan Segera Diaspal
IST/RIS
Ratusan warga menggelar aksi blokir jalan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan protokol penghubung antar desa, yang hingga kini belum juga diaspal, Kamis (6/8/2026).

Warga mengaku telah beberapa kali menyampaikan keluhan mengenai kerusakan rumah kepada pihak terkait, namun hingga kini belum memperoleh tanggapan maupun penyelesaian.

Suasana aksi semakin menyentuh ketika kaum ibu mengambil alih barisan depan. Mereka membentangkan terpal di atas badan jalan, memindahkan teratak dari Lapangan Badminton ke tengah jalan, lalu duduk bersama sambil melantunkan shalawat dan memanjatkan doa.

Baca Juga:

Dengan penuh harap, mereka memohon agar jalan yang setiap hari mereka lalui segera diaspal sehingga penderitaan masyarakat dapat berakhir.

Setelah diskusi yang berlangsung cukup panjang, Camat Tanjung Pura Tengku Reza Aditya menyampaikan bahwa di bulan November jalan ini akan diaspal minimal sepanjang 500 meter dan di tahun 2027 pihak EMP Gebang akan mengaspal sepanjang satu kilometer. sembari menunggu dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan sementara menggunakan sekitar 200 dump truck sirtu air untuk menutup kerusakan jalan.

Baca Juga:

Jalan tersebut juga akan diratakan menggunakan alat berat agar lubang berkurang dan debu tidak lagi terlalu mengganggu aktivitas masyarakat.

Meski demikian, masyarakat tetap menolak solusi tersebut. Menurut mereka, perbaikan sementara bukanlah jawaban atas persoalan yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Warga tetap bersikeras menuntut pengaspalan permanen dan melanjutkan aksi dengan menghentikan truk-truk pengangkut material menuju lokasi proyek PT EMP.

Hingga menjelang waktu Magrib, massa aksi masih bertahan menutup akses jalan. Camat Tanjung Pura bersama aparat kepolisian yang mengamankan jalannya aksi beberapa kali meminta masyarakat membubarkan diri dan membuka blokade jalan. Namun warga tetap bertahan hingga akhirnya pihak kepolisian melerai masa aksi dan membuka blokir jalan agar arus lalu lintas kembali normal.

Aksi ini menjadi cerminan besarnya harapan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur yang layak. Warga berharap pemerintah dan seluruh pihak terkait tidak lagi hanya memberikan janji, tetapi segera menghadirkan langkah nyata agar akses jalan utama Desa Pematang Cengal dapat diaspal secara permanen demi keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.(RIS)

Tags
beritaTerkait
Sat Pol PP Binjai Bongkar Bangunan Liar di Halaman Masjid An Nur
Serapan Pupuk di Namorambe Belum Maksimal, Kebutuhan NPK Bertambah
Polres Langkat Musnahkan Barang Bukti Narkotika
Brimob Polda Sumut Kawal Kelancaran Lalu Lintas di Simpang Pajak Tuasan
Mengenal Lebih Dekat Sosok Kapolres Simalungun, AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M
P3-TGAI Perkuat Irigasi di 57 Titik, Serap 38.475 Tenaga Kerja di Deli Serdang
komentar
beritaTerbaru