Kapolda Sumut Apresiasi Aksi Damai di DPRD: Aspirasi Tersampaikan, Situasi Tetap Kondusif
POSMETRO MEDAN, Medan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto mengapresiasi pelaksanaan aksi unjuk rasa di Kantor DP
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Langkat — Kekecewaan masyarakat Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kembali memuncak, Kamis (6/8/2026).
Ratusan warga menggelar aksi blokir jalan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan protokol penghubung antar desa, yang hingga kini belum juga diaspal meski telah lama diperjuangkan, dan jalan tersebut sudah puluhan tahun belum pernah diaspal.
Aksi yang berlangsung di depan Lapangan Badminton Dusun Serbaguna itu menjadi simbol perlawanan masyarakat terhadap janji-janji yang dinilai belum pernah terealisasi.
Baca Juga:
Warga menuntut agar Pemerintah Kabupaten Langkat segera mengaspal jalan protokol yang menghubungkan Dusun Serbaguna hingga Dusun Paluh Gusta sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer.
Aksi tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan anggota DPRD Kabupaten Langkat, yakni Muhammad Rio, Rahmad Rinaldi, Jul'aidi Syam, Mahalli Hakim, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Langkat Arie Ramadhany, S.IP., M.SP., Camat Tanjung Pura Tengku Reza Aditya, S.STP., M.AP., Kepala Desa Pematang Cengal Arusman, serta perwakilan PT Energi Mega Persada (EMP) Gebang.
Baca Juga:
Dalam mediasi bersama masyarakat, Plt. Kadis PUTR Kabupaten Langkat, Arie Ramadhany, menyampaikan komitmen bahwa pemerintah akan mulai mengaspal jalan tersebut dengan target minimal sepanjang 500 meter pada November 2026.
Sementara itu, perwakilan PT EMP Gebang menyatakan akan mengajukan usulan bantuan pembangunan jalan kepada pimpinan perusahaan di Jakarta. Pihak perusahaan juga meminta Pemerintah Kabupaten Langkat segera melengkapi proses administrasi sebagai dasar pengajuan dukungan pembangunan jalan.
Namun, seluruh penyampaian tersebut ditolak oleh masyarakat. Warga mengaku sudah terlalu lama mendengar berbagai janji tanpa kepastian. Mereka menegaskan bahwa penderitaan akibat kondisi jalan rusak telah berlangsung bertahun-tahun dan belum pernah mendapatkan solusi yang benar-benar nyata.
Selain jalan yang berlubang dan sulit dilalui, masyarakat juga mengeluhkan banyaknya truk pengangkut material dan truk trailer yang setiap hari melintasi jalan tersebut.
Aktivitas kendaraan bertonase besar itu menimbulkan debu tebal yang masuk ke rumah-rumah warga sehingga mengganggu kesehatan. Tidak hanya itu, getaran kendaraan berat juga disebut menyebabkan banyak rumah di sepanjang jalan mengalami keretakan.
Warga mengaku telah beberapa kali menyampaikan keluhan mengenai kerusakan rumah kepada pihak terkait, namun hingga kini belum memperoleh tanggapan maupun penyelesaian.
Suasana aksi semakin menyentuh ketika kaum ibu mengambil alih barisan depan. Mereka membentangkan terpal di atas badan jalan, memindahkan teratak dari Lapangan Badminton ke tengah jalan, lalu duduk bersama sambil melantunkan shalawat dan memanjatkan doa.
Dengan penuh harap, mereka memohon agar jalan yang setiap hari mereka lalui segera diaspal sehingga penderitaan masyarakat dapat berakhir.
Setelah diskusi yang berlangsung cukup panjang, Camat Tanjung Pura Tengku Reza Aditya menyampaikan bahwa di bulan November jalan ini akan diaspal minimal sepanjang 500 meter dan di tahun 2027 pihak EMP Gebang akan mengaspal sepanjang satu kilometer. sembari menunggu dalam waktu dekat akan dilakukan perbaikan sementara menggunakan sekitar 200 dump truck sirtu air untuk menutup kerusakan jalan.
Jalan tersebut juga akan diratakan menggunakan alat berat agar lubang berkurang dan debu tidak lagi terlalu mengganggu aktivitas masyarakat.
Meski demikian, masyarakat tetap menolak solusi tersebut. Menurut mereka, perbaikan sementara bukanlah jawaban atas persoalan yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Warga tetap bersikeras menuntut pengaspalan permanen dan melanjutkan aksi dengan menghentikan truk-truk pengangkut material menuju lokasi proyek PT EMP.
Hingga menjelang waktu Magrib, massa aksi masih bertahan menutup akses jalan. Camat Tanjung Pura bersama aparat kepolisian yang mengamankan jalannya aksi beberapa kali meminta masyarakat membubarkan diri dan membuka blokade jalan. Namun warga tetap bertahan hingga akhirnya pihak kepolisian melerai masa aksi dan membuka blokir jalan agar arus lalu lintas kembali normal.
Aksi ini menjadi cerminan besarnya harapan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur yang layak. Warga berharap pemerintah dan seluruh pihak terkait tidak lagi hanya memberikan janji, tetapi segera menghadirkan langkah nyata agar akses jalan utama Desa Pematang Cengal dapat diaspal secara permanen demi keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.(RIS)
POSMETRO MEDAN, Medan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto mengapresiasi pelaksanaan aksi unjuk rasa di Kantor DP
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Toba Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara melihat potensi kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kab
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperkuat penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital melalui Evaluasi
Sumut 3 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) terus memperkuat pemb
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), Surya, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usa
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Alexander Halim alias Lim Sia Cheng alias Akuang yang divonis 10 tahun penjara dan uang pengganti Rp856.8 miliar namp
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melibatkan sejumlah unsur eksternal dalam audit investigasi penangan
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Beringin Keterbatasan pasokan air bersih yang selama ini dirasakan masyarakat dijawab Pemerintah Kabupaten Deli Serdang de
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,STM HILIR Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan meresmikan gedung baru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kavri di De
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, STM Hilir Alunalun Kecamatan STM Hilir mulai dibangun di Desa Talun Kenas, tepat di depan Kantor Camat STM Hilir, Kamis
Sumut 5 jam lalu