Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi ketulusan dan ketangguhan para bidan yang melayani hingga ke dusun-dusun terpencil. Ny. Neny mendorong penguatan sinergi antara bidan desa dan program PKK, khususnya melalui Pokja IV.
Baca Juga:
Guna mengatasi tantangan keterjangkauan layanan kesehatan di kawasan pelosok seperti Kecamatan Garoga, Pangaribuan, Ny. Neny Angelina mengusulkan terobosan pemberian beasiswa pendidikan kebidanan bagi putra-putri daerah setempat. Langkah ini diharapkan dapat melahirkan tenaga kesehatan lokal yang siap kembali dan membangun desa kelahirannya.
Baca Juga:
"Bidan adalah garda terdepan di bidang kesehatan. Anak-anak yang sehat dan berhasil lahir dari pelayanan yang diberikan dengan tulus dari hati. Kita ingin bidan desa dan PKK terus bergandengan tangan wujudkan keluarga sehat dan mandiri di Tapanuli Utara," ujar Ny. Neny Angelina.
Ketua IBI Cabang Tapanuli Utara, Dr. Marni Siregar, menegaskan kesiapan seluruh jajaran bidan di Taput untuk menyukseskan program prioritas pemerintah. Hal ini mencakup pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita demi mengawal lahirnya Generasi Emas 2045.
Puncak peringatan HUT ke-75 IBI ini juga dirangkaikan dengan laporan aksi sosial yang telah dilaksanakan sejak Juni 2026. Kegiatan nyata masyarakat tersebut meliputi kunjungan kesehatan keliling, edukasi gizi dan pencegahan anemia, pemeriksaan ibu dan anak, pemberian imunisasi, pelayanan KB, serta aksi donor darah yang melibatkan lintas organisasi.
Tags
beritaTerkait
komentar