Rabu, 19 Agustus 2026
Siapkan 6,16 Hektare Dukung Swasembada Nasional

Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Tanam Bawang Putih di Samosir

Faliruddin Lubis - Rabu, 19 Agustus 2026 18:41 WIB
Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Tanam Bawang Putih di Samosir
IST
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H tanam bawang putih di Samosir, Siapkan 6,16 Hektare Dukung Swasembada Nasional.

POSMETRO MEDAN,Samosir – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara bersama pemangku kepentingan melakukan penanaman bibit bawang putih di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada bawang putih sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Utara.

Polda Sumut menyiapkan total lahan 6,16 hektare yang tersebar di sembilan Polres (Mandailing Natal, Karo, Deli Serdang, Samosir, Humbang Hasundutan, Simalungun, Toba, Dairi, dan Tapanuli Utara).

Bibit yang ditanam meliputi varietas Lumbu Hijau, Lumbu Kuning, dan Sangga Sembalun, melalui kerja sama dengan 10 kelompok tani, masyarakat pemilik lahan, Kementerian Pertanian, dan pemerintah daerah. Panen ditargetkan pada November 2026 dan akan diprioritaskan sebagai sumber bibit untuk perluasan.

Baca Juga:

Kegiatan ini sejalan dengan penanaman serentak bawang putih oleh Polri di 14 Polda pada hari yang sama sebagai bagian dari upaya nasional memperkuat ketahanan pangan.

Baca Juga:

Kabupaten Samosir sendiri telah dipersiapkan sebagai salah satu sentra bawang putih nasional berkat dukungan pemerintah pusat dan potensi geografis yang mendukung.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., kegiatan menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada pangan nasional, khususnya komoditas bawang putih.

Whisnu Hermawan Februanto menekankan bahwa penanaman bawang putih merupakan langkah strategis mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan impor.

"Penanaman bawang putih ini merupakan usaha nyata menuju swasembada pangan nasional untuk mengurangi impor pangan. Saat ini stok pangan Indonesia masih bergantung pada hasil impor, termasuk komoditas bawang putih. Target kita, untuk lahan seluas satu hektare minimal menghasilkan 15 ton sudah sangat baik. Ketersediaan pupuk dan air harus dipastikan aman agar produksi dapat optimal," ujar Whisnu.

Whisnu menambahkan bahwa Polri siap mendukung program swasembada pangan, termasuk komoditas lain seperti kedelai.

"Lahan itu tersebar di sembilan Polres yang ada di Sumatera Utara," sambung Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sumut Kombes Pol Afriadi Lemana di Samosir, Rabu (19/8/2026).

Ia mengatakan sembilan Polres yang menyiapkan lahan tersebut, yakni Polres Mandailing Natal, Polres Karo, Polres Deli Serdang, Polres Samosir, Polres Humbang Hasundutan, Polres Simalungun, Polres Toba, Polres Dairi, dan Polres Tapanuli Utara.

Menurut dia, pengembangan bawang putih dilakukan di wilayah tersebut karena memiliki kondisi geografis yang mendukung, terutama ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

"Bibit bawang yang ditanam tersebut merupakan jenis varietas Lumbu Hijau, Lumbu Kuning, dan Sangga Sembalun," katanya.

Afriadi mengatakan pengembangan bawang putih tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan 10 kelompok tani, masyarakat pemilik lahan, Kementerian Pertanian, serta pemerintah daerah untuk mengoptimalkan produktivitas.

"Kami siap mendukung program pemerintah dalam percepatan swasembada, khususnya bawang putih," ujarnya.

Ia mengatakan potensi lahan yang tersedia akan dimanfaatkan secara optimal sehingga selain mendukung ketahanan pangan juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Panen yang ditargetkan pada November 2026 akan diprioritaskan sebagai sumber bibit untuk penanaman kembali sehingga cakupan produktivitas dapat diperluas," katanya.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom mengapresiasi kehadiran Kapolda sebagai bentuk dukungan nyata. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Kepolisian terus diperkuat, termasuk rencana pembangunan gudang pangan di Kabupaten Samosir.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, Timiur Gultom mengatakan petani saat ini mendapatkan dukungan berupa bibit bawang putih, alat pertanian, dan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas.

"Setelah berhasil, petani sudah memiliki pasar karena hasilnya dibeli langsung oleh Kementerian Pertanian menggunakan dana APBN. Bibit bawang putih juga akan dikembalikan untuk ditanam kembali oleh petani selama dua tahun," katanya.

Secara nasional, Polri bersinergi dengan berbagai pihak telah memperoleh potensi lahan terverifikasi seluas 2.593 hektare yang tersebar di 17 Polda untuk mendukung percepatan swasembada bawang putih. Program tersebut memberdayakan 117 kelompok tani dengan melibatkan 2.257 petani.

Dari luasan tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton.

Sementara Rabu ini, penanaman bawang putih dilaksanakan secara serentak di 14 Polda pada lahan seluas 279,5 hektare. Penanaman tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih yang dapat dipanen pada kuartal IV 2026.

Sementara itu, tiga Polda lainnya akan melaksanakan penanaman menyesuaikan masa tanam di wilayah masing-masing.

Tags
beritaTerkait
Kapolda Sumut Cek Langsung Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Samosir
Bupati Samosir Vandiko Gultom Serahkan Remisi untuk 86 Warga Binaan Lapas Kelas III Pangururan
Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Astaka
Pemkab Samosir dan PWI Bina Sinergi Pembangunan Daerah, Dukung Peningkatan Kompetensi Penguatan Profesionalisme Pers
Semarak Kemerdekaan di Samosir, Mobil Hias OPD dan Instansi Lainnya Tampil Penuh Kreativitas
Kapolda Sumut Pastikan Penyidikan Terus Diperdalam, Dugaan Bunuh Diri Winda Lorenza
komentar
beritaTerbaru