Plt Pertuni Sumut: Sulitnya Akses Guru Tuna Netra di SLB
Plt Pertuni Sumut Sulitnya Akses Guru Tuna Netra di SLB
Medan 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang - Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., mengingatkan mahasiswa baru agar tak berhenti pada kecerdasan akademik, tetapi mampu menggunakan ilmu secara bijak dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Pesan itu disampaikan Nurhayati saat membuka Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi 4.359 mahasiswa baru UINSU Tahun Akademik 2026/2027 di Kampus IV UINSU Tuntungan, Jalan Lapangan Golf, Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (1/9/2026).
Menurut Nurhayati, memasuki perguruan tinggi bukan sekadar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Status sebagai mahasiswa juga membawa konsekuensi berupa meningkatnya tanggung jawab sebagai insan terdidik.
Baca Juga:
"Tantangan mahasiswa kini bukan lagi sekadar bagaimana mendapatkan informasi, karena informasi tersedia di mana-mana. Tantangan kita adalah bagaimana membedakan informasi dengan pengetahuan, pengetahuan dengan kebenaran, dan kecerdasan dengan kebijaksanaan," tegasnya.
Karena itu, ia mendorong mahasiswa baru menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk membangun kemampuan intelektual sekaligus karakter.
Baca Juga:
Mahasiswa, kata Nurhayati, harus gemar membaca, berani bertanya, aktif berdiskusi serta terbiasa berpikir kritis, sistematis, kreatif dan inovatif.
"Kampus yang hebat tidak hanya melahirkan mahasiswa yang pintar, tetapi melahirkan manusia yang mampu menggunakan kepintarannya untuk kebaikan," ujarnya.
PBAK, lanjutnya, juga tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan pengenalan lingkungan kampus. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenalkan budaya akademik, nilai-nilai kemahasiswaan, etika, tanggung jawab dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Hal itu sejalan dengan tema PBAK UINSU 2026, "Membentuk Generasi Unggul dalam Ilmu, Teduh dalam Keberagaman, dan Rahmat bagi Semesta."
Nurhayati menjelaskan, tema tersebut merupakan cita-cita yang hendak ditanamkan kepada seluruh mahasiswa UINSU. Mahasiswa dituntut unggul secara intelektual, namun tetap mampu hidup berdampingan dalam keberagaman.
"Kita tidak boleh menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk saling menjauh. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi ruang untuk saling mengenal, saling memahami dan saling menghormati," katanya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi, membenci atau menghakimi orang lain hanya karena perbedaan pandangan.
Mahasiswa, menurutnya, harus menjadi penjaga ruang publik yang sehat, bukan penyebar kebencian.
"Jadilah generasi yang mampu berbeda pendapat tanpa bermusuhan. Mampu berdialog tanpa saling merendahkan. Mampu berkompetisi tanpa saling menjatuhkan dan mampu berbeda pilihan tanpa kehilangan persaudaraan," pesan Nurhayati.
Selain ilmu dan keberagaman, Rektor UINSU juga menekankan pentingnya pengabdian. Ilmu yang diperoleh mahasiswa tidak boleh berhenti di ruang kelas, tetapi harus mampu hadir sebagai solusi bagi masyarakat.
Ia menegaskan, semangat tersebut merupakan bagian dari makna rahmatan lil 'alamin yang menjadi salah satu nilai penting dalam pendidikan di UINSU.
"Berilmu untuk mengabdi, berprestasi untuk menginspirasi dan berkarakter untuk memberi arti," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nurhayati juga secara khusus mengingatkan mahasiswa baru mengenai ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Ia menyebut persoalan narkoba masih menjadi tantangan serius, termasuk di Sumatera Utara. Karena itu, mahasiswa diminta tidak memberikan ruang sedikit pun bagi narkoba dalam kehidupan mereka.
"Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga merusak akal, masa depan, keluarga dan cita-cita," ujarnya.
Nurhayati meminta mahasiswa berani menolak ajakan yang dapat menjerumuskan mereka pada penyalahgunaan narkoba. Mahasiswa juga diminta menjaga teman dan lingkungan pergaulannya serta melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Pesan tersebut semakin relevan karena pada hari pertama PBAK, mahasiswa baru UINSU juga mendapatkan materi dari Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut), Brigjen Pol. Tatar Nugroho, S.I.K., S.H., M.H.
Di akhir sambutannya, Nurhayati mengajak seluruh mahasiswa baru bersama-sama mewujudkan generasi UINSU yang unggul dalam ilmu, teduh dalam keberagaman, kokoh dalam integritas, luhur dalam akhlak dan rahmat bagi semesta.
Diikuti 4.359 Mahasiswa Baru
Ketua Panitia PBAK UINSU 2026, Prof. Dr. Katimin, M.Ag., yang juga Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UINSU, melaporkan PBAK tahun ini diikuti 4.359 mahasiswa baru.
Rinciannya, Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) sebanyak 201 mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 797 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) 264 mahasiswa, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) 1.393 mahasiswa, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) 515 mahasiswa, Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) 563 mahasiswa, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) 577 mahasiswa, serta Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) 149 mahasiswa.
Katimin mengatakan PBAK menjadi kegiatan penting karena mahasiswa tidak hanya diperkenalkan dengan kehidupan kemahasiswaan, layanan mahasiswa dan suasana pendidikan di kampus, tetapi juga dibekali berbagai kemampuan serta nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan moralitas.
"Dengan demikian kita berharap adik-adik mahasiswa dapat menjawab tantangan global karena dibekali dengan berbagai macam skill dan lain sebagainya," katanya.
PBAK UINSU 2026 berlangsung selama dua hari, 1-2 September 2026, dengan rangkaian kegiatan pada tingkat universitas dan fakultas.
Pembukaan PBAK turut dihadiri Ketua Senat UINSU Prof. Dr. H. Pagar Hasibuan, M.Ag., para Wakil Rektor, Kepala Biro, Dekan dan Wakil Dekan, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, Kepala dan Sekretaris SPI, Ketua Lembaga, Kepala UPT, Kabag di Biro dan Fakultas, pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) serta pimpinan UKM di lingkungan UINSU. (evi)
Plt Pertuni Sumut Sulitnya Akses Guru Tuna Netra di SLB
Medan 7 menit lalu
Hari ini Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama Komandan Kodim 0206/Dairi meresmikan jembatan gantung.
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., mengingatkan mahasi
Sumut satu jam lalu
Dugaan peredaran narkoba di wilayah Kota Pematangsiantar diungkap, seorang kurir diciduk berikut barang buktinya.
Peristiwa satu jam lalu
Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sumut 2 jam lalu
Piala juara 1 Wali Kota Cup I Tahun 2026 Festival Band Rohani Tingkat Kota Pematangsiantar diserahkan di Suzuya Merdeka Mall.
Sumut 2 jam lalu
Kolonel Inf Paulus Pandjaitan berhasil mengikuti jejak ayahnya jadi prajurit TNI. Kini dia menjabat sebagai Komandan Brigif 18/Trisula.
Profil 3 jam lalu
Satuan Brimob Polda Sumut bersama Polrestabes Medan meningkatkan kegiatan patroli malam hingga dini hari.
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Deli Serdang Pembatasan menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan bandara internasional, berada di antara kepentingan menjaga
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,KARO Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, meninjau langsung kondisi terkini Gunung Api Sinabung di Kabupa
Medan 4 jam lalu