POSMETRO MEDAN- Kodam I/Bukit Barisan menyiagakan sebanyak 1.279 personel pasukan gabungan untuk mengantisipasi potensi erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Kesiapsiagaan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung yang dapat berdampak terhadap masyarakat di wilayah sekitar.
Apel pasukan gabungan berskala besar dilaksanakan di Makodim 0205/Tanah Karo, Kamis (3/9/2026). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Hendy Antariksa.
Baca Juga:
Pasukan gabungan tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, Basarnas, tim kesehatan, Satpol PP, BPBD, serta unsur pendukung lainnya.
Usai memimpin apel, Pangdam I/BB juga mengunjungi Pos Pemantauan Gunung Api Sinabung di Jalan Kiras Bangun, Simpang Empat, Kabupaten Karo. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan pemantauan aktivitas Gunung Sinabung.
Baca Juga:
Dalam keterangannya, Pangdam mengatakan bahwa aktivitas Gunung Sinabung masih terus dipantau. Pihaknya juga telah mendapatkan penjelasan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait kondisi terkini gunung tersebut.
"Di Pos Pemantauan Gunung Sinabung kita bisa mengamati aktivitas Gunung Sinabung. Tadi kami sudah mendapatkan penjelasan dari PVMBG. Untuk aktivitas ini kecenderungannya menurun, tetapi tidak boleh lengah karena kondisi yang menurun ini bisa juga menjadi titik erupsi yang mulai tanggal 31, sehingga bisa terjadi erupsi-erupsi besar lainnya. Kita harus mengantisipasi," ujar Pangdam.
Menurutnya, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana erupsi, Kodam I/Bukit Barisan telah menyiagakan 1.279 personel gabungan dari TNI, Polri, dan unsur pendukung lainnya.
"Upaya-upaya evakuasi sudah dilakukan kepada masyarakat Kutatengah. Sampai dengan saat ini ada lima posko pengamanan di wilayah Kabupaten Karo, terutama di wilayah yang diprediksi akan mendapatkan dampak cukup signifikan apabila terjadi erupsi yang lebih besar lagi," katanya.
Pangdam juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mematuhi seluruh rekomendasi yang dikeluarkan oleh PVMBG, khususnya terkait kawasan yang masuk dalam zona merah.
Tags
beritaTerkait
komentar