Kamis, 17 September 2026

Polisi Selidiki Warga Desa Lumut Maju yang Ditemukan MD di Tapteng

P. Silalahi - Kamis, 17 September 2026 16:15 WIB
Polisi Selidiki Warga Desa Lumut Maju yang Ditemukan MD di Tapteng
facebook @Humas Polres Tapteng
Seorang warga Desa Lumut Maju, Tapteng yang ditemukan 'MD' di Sungai.

POSMETRO MEDAN- Warga Dusun III, Desa Lumut Maju, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat di aliran sungai pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban diketahui Ranizanto Tafonao (38), seorang karyawan swasta asal Kabupaten Padanglawas Utara yang sehari-hari bertugas menjaga kebun warga di Desa Lumut Maju.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh pihak keluarga dalam kondisi terapung di sungai.

Baca Juga:

Menerima laporan dari warga dan aparat desa, personel Polsek Sibabangun bersama Tim Inafis Polres Tapanuli Tengah dan petugas medis Puskesmas segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, evakuasi, serta pengamanan lokasi.

Kapolres Tapanuli Tengah melalui Kapolsek Sibabangun, Iptu Totok C.W., membenarkan peristiwa itu dan menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan di lokasi kejadian.

Baca Juga:

"Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari dua orang saksi di lokasi kejadian," ujar Iptu Totok--seperti disiarkan dalam sebuah postingan anonim facebook @Humas Polres Tapteng yang terlihat POSMETRO MEDAN, Kamis 17 September 2026.

Berdasarkan keterangan saksi Arisman Telaumbanua (38) dan Asmeli Lase (32) warga sekitar yang juga kerabat korban, peristiwa bermula ketika korban bersama anaknya yang berusia 5 tahun hendak kembali ke rumah setelah berkunjung ke kediaman kerabatnya dengan menyeberangi sungai menggunakan perahu mesin.

Saat mendekati tepi sungai sekitar pukul 18.00 WIB, korban mendadak jatuh ke sungai yang saat itu tengah meluap akibat curah hujan tinggi.

Anak korban yang berada di atas perahu menangis dan berteriak meminta tolong. Suara tersebut terdengar oleh kerabat korban yang tinggal di sekitar pinggir sungai. Namun, korban yang tenggelam tidak langsung ditemukan malam itu.

Keesokan harinya, keluarga menemukan jenazah korban terapung di sekitar lokasi jatuhnya korban dan menyampaikannya kepada pihak berwajib.

"Hasil pemeriksaan medis awal (Visum et Repertum) oleh tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari keterangan kerabat, korban juga memiliki riwayat penyakit dalam dan sempat berobat ke rumah sakit di Pandan beberapa minggu lalu," jelas Kapolsek.

Iptu Totok menambahkan pihak keluarga telah ikhlas menerima peristiwa ini sebagai musibah.

"Pihak keluarga yang berada di Nias juga sudah dihubungi dan sepakat untuk tidak melanjutkan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit, menyadari kondisi korban yang memang sedang memiliki riwayat sakit," pungkasnya.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Polres Tapteng Gencarkan Patroli Blue Light Cegah Kejahatan 3C dan Geng Motor
Pria di Tapteng Ditangkap Polisi Usai Rampas Motor Warga
Maling Kabel Instalasi Rumah Diringkus Polsek Pandan, Korban Menderita Kerugian Rp10 Juta
Nekat Transaksi Ganja di Pantai Kalangan, Diringkus Satresnarkoba Polres Tapanuli Tengah
Sembunyikan 4 Paket Sabu di Rumah, Pria di Tapanuli Tengah 'Gol' Terancam 20 Tahun Penjara
Polres Tapanuli Tengah Ringkus Pengedar Sabu di Sarudik, Sejumlah Barang Bukti Diamankan
komentar
beritaTerbaru