Jumat, 25 September 2026

Toba Caldera Culture Festival Dimulai, Ribuan Peserta Samosir International Choir Competition Hadir di Samosir

P. Silalahi - Jumat, 25 September 2026 15:00 WIB
Toba Caldera Culture Festival Dimulai, Ribuan Peserta Samosir International Choir Competition Hadir di Samosir
Facebook @Pemerintah Kabupaten Samosir
Toba Caldera Culture Festival resmi dimulai, ribuan peserta Samosir International Choir Competition hadir.

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memantapkan kemandirian ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan berbasis pertanian dan pariwisata yang didukung infrastruktur berkualitas.

Marudut juga mengapresiasi kreativitas generasi muda yang mampu menyatukan ragam suara dan budaya. Ia berharap Toba Caldera Culture Festival dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya dan menjadi salah satu event tetap di Kabupaten Samosir.

Baca Juga:

"Pelaksanaan event yang keren dan berkualitas seperti ini tentunya akan menambah minat wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Samosir dan menambah length of stay wisatawan di Samosir, kami berharap dapat menjadi event tetap di Samosir" ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara Dewi Susantri Ujung mengatakan Samosir International Choir Competition menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Danau Toba kepada Indonesia dan dunia.

Baca Juga:

"Danau Toba bukan hanya bentang alam yang indah. Kawasan ini merupakan rumah bagi warisan budaya yang hidup, tumbuh bersama masyarakatnya dan terus diwariskan dari generasi ke generasi. Di balik setiap alunan gondang, setiap helai ulos, setiap tarian, musik, cerita rakyat hingga tradisi masyarakat Batak, tersimpan identitas yang menjadi kekuatan Sumatera Utara," kata Dewi

Menurut Dewi, --seperti disiarkan dalam sebuah postingan anonim facebook @Pemerintah kabupaten samosir yang terlihat POSMETRO MEDAN, Jumat 25 September 2026-- Toba Caldera Culture Festival 2026 memiliki arti penting karena menjadi wadah yang mempertemukan kreativitas, tradisi, pendidikan, pariwisata dan partisipasi masyarakat dalam satu panggung.

Dengan penyelenggaraan acara ini, ia berharap nilai-nilai budaya yang lahir dari kawasan Danau Toba semakin dikenal, diapresiasi dan mampu menginspirasi masyarakat di berbagai belahan dunia.

Ia menambahkan, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi kreatif, pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kualitas destinasi wisata. Dengan budaya yang terus dirawat, masyarakat memiliki ruang untuk berkarya, pelaku usaha lokal memperoleh peluang berkembang dan generasi muda memiliki kebanggaan terhadap jati dirinya.

Dewi juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Samosir, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menghadirkan festival tersebut.

"Kehadiran penampilan paduan suara, keterlibatan universitas, penyematan ulos kepada dewan juri hingga berbagai rangkaian acara menunjukkan bahwa budaya mampu menjadi jembatan yang mempererat persaudaraan lintas daerah," katanya.

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Pemkab Samosir dan PT Inalum Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Berbasis Masyarakat, Bantuan Peralatan Disalurkan
Sidang Waterfront City Samosir, PH Enda Simakasura Klaim Keterangan Saksi Konsisten, Minta Terdakwa Dibebaskan
Pemkab Samosir Dukung OMC Tahap II, Perkuat Mitigasi Kekeringan di Kawasan Danau Toba
389 Perkara dan Ribuan Gram Narkotika Dimusnahkan
Wabup Ariston Sampaikan Nota Pengantar P-APBD 2026 dan Penyertaan Modal Bank Sumut
Pelantikan PPTSB Cabang Samosir, Bupati-Wabup Ajak Punguan Sinaga Berkontribusi dalam Pembangunan
komentar
beritaTerbaru