Jumat, 25 September 2026

Bawang Merah Mulai Dikembangkan di Namorambe, Target 13 Ton per Hektare

Evi Tanjung - Jumat, 25 September 2026 19:42 WIB
Bawang Merah Mulai Dikembangkan di Namorambe, Target 13 Ton per Hektare
Ist/Diskominfostan
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan serahkan bantuan pada Gapoktan Jati Kesuma Jaya di Dusun I, Desa Jati Kesuma, Jumat (25/9/2026).

POSMETRO MEDAN, Namorambe — Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mulai mengembangkan budidaya bawang merah di Kecamatan Namorambe. Penanaman perdana dilakukan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jati Kesuma Jaya di Dusun I, Desa Jati Kesuma, Jumat (25/9/2026).

Penanaman dua ton bibit dilakukan di lahan seluas satu hektare dengan target produksi 10–13 ton bawang merah.

Bupati meminta penyuluh pertanian dan Dinas Pertanian aktif mendampingi petani sejak penanaman hingga panen. Pendampingan juga diminta tidak berhenti pada penyuluhan, tetapi dilakukan langsung di lapangan untuk mengetahui dan menyelesaikan kendala yang dihadapi petani.

Baca Juga:

"Targetnya akhir Desember harus menghasilkan 10 sampai 13 ton. Saya minta penyuluh dan Dinas Pertanian aktif turun ke lapangan, bukan sekadar memberikan penyuluhan lewat kata-kata atau teori, tapi terjun langsung sehingga bisa melihat masalah yang ditemukan," katanya.

Terkait akses menuju lahan pertanian, Bupati meminta kebutuhan drainase dan parit menjadi perhatian terlebih dahulu agar aliran air tetap lancar. Usulan perbaikan jalan selanjutnya akan dikaji Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sesuai kewenangan perangkat daerah terkait.

Baca Juga:

Kepala Dinas Pertanian Deli Serdang, Elina Sari, menjelaskan budidaya kali ini dilakukan tanpa menggunakan mulsa. Pola tersebut diterapkan dengan mengacu pada praktik pertanian bawang merah di Brebes.

"Kali ini tidak pakai mulsa. Kita ingin mencontoh Brebes. Mudah-mudahan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan," jelasnya.

Selain bibit dan pupuk, Pemkab Deli Serdang melalui dana APBD juga memberikan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda dua dan cultivator. Alsintan tersebut akan ditempatkan di kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan dapat dipinjam secara gratis oleh petani.

Perwakilan Gapoktan Jati Kesuma Jaya mengapresiasi dukungan pemerintah dan berharap petani mendapat kesempatan mengikuti studi tiru ke daerah yang memiliki keberhasilan dalam pengembangan komoditas pertanian.

Pengembangan bawang merah di Namorambe diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menambah pilihan komoditas pertanian bagi petani.

Tags
beritaTerkait
Pemkab Deli Serdang dan PT Pupuk Indonesia Cek Pupuk, Kendala Petani Ditindaklanjuti
Petani Beringin Perluas Tanam Cabai, Pemkab Hadir Jaga Harga dan Kesejahteraan
Perkuat Ketahanan Pangan, Wabup Lom Lom Suwondo Dorong Pesantren Al-Hidayah Kembangkan Bawang Merah
Panen Bawang di Beringin, Si Pandai Siap Jamin Pasar dan Harga Petani Deli
Gapoktan Kwala Sari Terima Bibit Benih Ikan langsung Dari Walikota  Rico Waas
Bupati Langkat Hadiri Halal Bihalal Gapoktan, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan
komentar
beritaTerbaru