Rabu, 21 Oktober 2026

Krisis Guru Disabilitas Netra di Sumut, Pertuni Minta Dinas Pendidikan Buka Akses di SLB

Jafar Sidik - Rabu, 21 Oktober 2026 14:18 WIB
Krisis Guru Disabilitas Netra di Sumut, Pertuni Minta Dinas Pendidikan Buka Akses di SLB
(ist)

Harapan Linda, setelah kembali ke daerah masing-masing, para pengurus DPC mampu mengaplikasikan pedoman berorganisasi dan memimpin cabang dengan lebih baik.

"Dengan memahami AD/ART, maka semua akan terjawab. Kalau katanya miring atau apa, kalau kita sudah memahami pasti semua akan terjawab," tegasnya.

Baca Juga:

Linda menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi DPC, baik secara online maupun offline.

"Kami sebagai PLT juga akan melanjutkan ini, bukan hanya selesai sampai di sini. Nanti kami akan tetap dampingi lagi dalam berbagai bentuk yang memungkinkan. Ini adalah semangat organisasi yang melayani, sifatnya sukarela dan nirlaba. Dari nasional sampai cabang kita sama-sama berjuang untuk memperoleh perhatian dan kebijakan. Ayo kolaborasi, saling mendukung, saling mengingatkan," pungkasnya.

Baca Juga:

Sementara itu seorang peserta asal, Pertuni Pematangsiantar, Hilda Deslina Lauli. Ia berharap kepemimpinan PLT di bawah Linda Wati mampu membawa Pertuni lebih maju dan tidak terjebak dalam cara-cara manual.

"Kalau bisa jangan manual-manual terus. Kita sebagai tunanetra kalau bisa lebih diarahkan lagi ke modern, contohnya laptop, Android, baik di tingkat DPD kalau bisa ada pelatihannya," harap Ketua DPC Pertuni Pematangsiantar itu.

Ia mencontohkan dirinya sendiri yang sudah mulai merintis usaha peternakan dan berjualan online melalui live streaming. Namun, menurutnya, masih banyak anggota di daerah yang belum melek teknologi.

"Masih banyak teman-teman, tidak usah jauh-jauh, yang tidak paham menggunakan teknologi. Diharapkan untuk dibina agar bisa mendapatkan penghasilan secara mandiri," katanya.

Hilda juga menyoroti fenomena banyaknya tunanetra yang ditemuinya di dunia maya, yang belum pernah mengenyam pendidikan di asrama atau SLB, namun memiliki potensi besar.

"Saya menemukan tunanetra di dunia maya, mereka belum pernah masuk asrama sekolah tapi saya kenal banyak sekali. Kalau bisa mereka direkrut supaya Pertuni ini lebih terpandang, lebih jaya," tutupnya.

Tags
beritaTerkait
Murid MAN Sibolga Tembus Final Nasional Kompetisi Sains Ruangguru
Siswa MIN 4  Dairi, Nikmati MBG dengan duduk di Lantai, Sesuai Sunnah
Pengurus Forum Alumni UINSU Medan Periode 2024–2027 Dikukuhkan
Ratusan Anggota Pramuka Bersihkan Danau Toba
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Sang Proklamator yang Keluar dari Politik dan Menepi di Dunia Seni
Pelet Ikan Bawa Siswa MAN Karo Raih Medali Emas WICE 2026 di Malaysia
komentar
beritaTerbaru