POSMETRO MEDAN, TANAH KARO - Meningkatkan kesadaran berlalu lintas dan menekan angka pelanggaran serta kecelakaan berlalu lintas. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Karo menggelar Operasi Patuh Toba 2025 di beberapa titik jalan Kabanjahe - Berastagi. Operasi Patuh Toba 2025 digelar selama 14 hari, mulai tanggal 14 sampai 27 Juli 2025 resmi berakhir.
Selama proses pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025, Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Karo yang dipimpin Kasat Lantas Polres Tanah Karo, AKP Rabiah Adawiyah, S.H. fokus dalam sepuluh pelanggaran prioritas. Sepuluh pelanggaran yang dimaksud yaitu ;
* Tidak menggunakan helm
Baca Juga:
* Lawan arus.
* Gunakan hp saat berkendara.
Baca Juga:
* Mengemudi dalam pengaruh alkohol.
* Pengemudi dibawah umur.
* Berbonceng lebih dari satu orang.
* Knalpot tidak sesuai spektek.
* Gar marka/lawan arus dan rambu lalin.
* Odol (sosialisasi)
Atas sepuluh pelanggaran prioritas tersebut, Kasat Lantas Polres Tanah Karo, AKP Rabiah Adawiyah, S.H saat dikonfirmasi media Posmetro Medan melalui pesan whatsApp, Senin (04/08/2025) sekitar pukul 11.12 Wib mengatakan ," Ya sudah berakhir 27 Juli, Alhamdulillah lakalantas menurun", balas Kasat.
Kembali ditanya berapa jumlah blanko surat tilang yang di berikan kepada pelanggar. Kasat kembali menjawab "Ntar ya saya kasi kbr".
Pukul 15.36 Wib media Posmetro Medan kembali ditanya berapa jumlah blangko pelanggaran yang dikeluarkan kepada pelanggar lalulintas, Kasat Lantas menjawab "Ada 445 tilang, pelanggaran yang paling mendominasi yaitu tak memakai helm dan bonceng 3 ," balas Kasat. (jpg)
Tags
beritaTerkait
komentar