Bhabinkamtibmas Polsek Silima Pungga Pungga Sambangi Desa, Sampaikan Pesan Kamtibmas
Bhabinkamtibmas Polsek Silima Pungga Pungga Sambangi Desa dan menyampaikan pesan Kamtibmas untuk mempererat sinergi dengan warga setempat.
Sumut 6 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Asahan– Tambang batu padas milik Syafi'i Marpaung di Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan, dikabrkan ditutup oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan. Penutupan dilakukan setelah lokasi tambang ilegal tersebut kembali menelan korban jiwa pada Jumat (5/9/2025).
Peristiwa nahas ini bukan yang pertama. Sebelumnya, pada Sabtu (23/9/2023), dua pekerja tambang meninggal dunia akibat tertimbun longsoran, sementara dua lainnya luka-luka dan sebuah dump truk rusak berat. Namun, saat itu tidak ada langkah tegas dari Pemkab Asahan maupun Polres Asahan untuk menutup atau memproses hukum pemilik tambang ilegal tersebut.
Tragedi kedua kembali terjadi pada Jumat (5/9/2025). Korban tewas masing-masing adalah Rizal Siagian (42), Sarpin (52), dan Konit (40). Sedangkan Edianto (40) selamat, namun harus menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Medan.
Baca Juga:
Ketua LSM Penerus Kemerdekaan dan Cadangan Serbaguna Asahan, Jhon Efdhi Adinata, menilai aparat seharusnya sudah menutup tambang sejak peristiwa pertama. "Dari kejadian 23 September 2023 lalu saja, pihak kepolisian seharusnya menutup dan melarang aktivitas penambangan liar tanpa izin. Namun kenyataannya, tambang tetap beroperasi hingga kembali merenggut nyawa," ujarnya.
Baru setelah insiden kedua, Wakil Bupati Asahan, Rianto, turun langsung ke lokasi pada Sabtu (6/9/2025) dan dikabarkan tambang tersebut resmi ditutup. Hal ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait keterlambatan tindakan tegas. "Kenapa baru sekarang ditutup, bukan saat peristiwa pertama terjadi?" kritik warga setempat.
Baca Juga:
Hingga kini, praktik penambangan tanpa izin masih marak di Asahan. Diperkirakan sekitar 99 persen tambang batu padas, tanah, maupun pasir beroperasi tanpa dokumen resmi. Kondisi ini tidak hanya membahayakan keselamatan pekerja, tetapi juga merugikan negara akibat kebocoran pajak yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.(gon/bbs)
Bhabinkamtibmas Polsek Silima Pungga Pungga Sambangi Desa dan menyampaikan pesan Kamtibmas untuk mempererat sinergi dengan warga setempat.
Sumut 6 menit lalu
Herlina, Wakil Wali Kota Pematangsiantar menerima audiensi PJS untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah.
Sumut 2 jam lalu
Pilih jalan damai usai keponakan di Tapanuli Tengah dianiaya tante kandungnya sendiri.
Peristiwa 3 jam lalu
Jurgen Klopp Berpeluang Tangani Timnas Jerman, DFB Mulai Lakukan Pendekatan.
Sport 4 jam lalu
Polsek Siantar Barat melaksanakan giat Patroli Jalan Kaki Siang Hari mengantisipasi 3C di Pasar Horas kota itu.
Sumut 4 jam lalu
OTT Bupati Langkat Syah Afandin, KPK Amankan Uang Asing Rp 1,22 M dan 55 Kg Logam Platinum
Sumut 4 jam lalu
Jadi Tersangka KPK, Bupati Langkat Sudah Terima Suap Rp 800 Juta.
Sumut 4 jam lalu
Kronologi OTT Bupati Langkat, Uang Rp 100 Juta Ditemukan di Jok Mobil.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta KPK mengungkap Bupati Langkat Syah Afandin (SAF) tak hanya menerima suap terkait proyek di lingkungan Pemkab Langka
Sumut 5 jam lalu
Duduk Perkara Suap Proyek yang Bikin Bupati Langkat Jadi Tersangka
Sumut 5 jam lalu