Kamis, 06 Agustus 2026

Kapolres dan Pemkab Labusel Tunjukkan Kepedulian terhadap Anak Stunting dan Gizi Buruk

Administrator - Kamis, 18 September 2025 11:01 WIB
Kapolres dan Pemkab Labusel Tunjukkan Kepedulian terhadap Anak Stunting dan Gizi Buruk
foto ist
Kapolres dan Wakil Bupati menyampaikan dukungan moril kepada keluarga pasien serta memberikan bantuan secara langsung sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan anak-anak di wilayah tersebut.

POSMETRO MEDAN, Labusel =Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring, S.I.K., bersama Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba, SH, melakukan kunjungan kemanusiaan ke sejumlah lokasi yang menjadi fokus penanganan stunting dan gizi buruk di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Rabu (17/9/2025).

Kunjungan dimulai dari RSUD Kotapinang, tempat seorang balita berusia 1 tahun 8 bulan, AP, sedang menjalani perawatan akibat stunting. AP merupakan anak dari pasangan Elan, warga Desa Pinang Awan, Kecamatan Torgamba.

Kapolres dan Wakil Bupati menyampaikan dukungan moril kepada keluarga pasien serta memberikan bantuan secara langsung sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan anak-anak di wilayah tersebut.

Baca Juga:

Usai dari rumah sakit, rombongan melanjutkan kunjungan ke rumah keluarga Junaidi, orang tua dari DA, anak penderita gizi buruk yang tinggal di kawasan yang sama. Keduanya berdialog langsung dengan orang tua pasien dan memberikan bantuan sebagai bentuk dukungan nyata dalam meringankan beban keluarga.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung penuh program pemerintah dalam menurunkan angka stunting dan gizi buruk.

Baca Juga:

"Kepolisian akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, terutama keluarga dengan anak-anak berisiko stunting," ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Labusel, Syahdian Purba, SH, menambahkan bahwa perhatian terhadap kasus stunting dan gizi buruk harus dilakukan secara berkelanjutan.

"Upaya penanganan ini harus dilakukan bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu kolaborasi semua pihak, termasuk kepolisian, dunia usaha, dan masyarakat," ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan tidak hanya membantu secara langsung keluarga yang terdampak, tetapi juga membangkitkan kesadaran masyarakat luas tentang pentingnya pencegahan stunting dan pemenuhan gizi anak.

Dengan sinergi antara pemerintah dan aparat penegak hukum, diharapkan angka stunting dan gizi buruk di Kabupaten Labuhanbatu Selatan dapat ditekan secara signifikan, menuju generasi yang lebih sehat dan berkualitas.(smg/han)

Editor
: Salamuddin Tandang
Tags
beritaTerkait
Operasi Pekat Toba 2026 Satreskrim Polres Labusel Ringkus Terduga Pelaku Togel di Torgamba
Bawa Anggota Polri, Kapus Viral di Labuhanbatu Bikin 'Ulah' Lagi
Perburuan Terduga Bandar Sabu Marga Simangunsong 'Jalan di Tempat': Kapolsek 'Lempar Bola' ke Polres Labusel
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Sinergi Dukung Rembug Stunting di Dolok Ilir II
Satresnarkoba Polres Labusel Ringkus Pengedar Sabu di Bis II Kampung Rakyat, Barbut 3,41 Gram
Kapolres Labusel dan Kalapas Kotapinang Gelar Pertemuan Strategis Demi Stabilkan Keamanan
komentar
beritaTerbaru