Pimpinan UINSU Medan Kunjungi Polda Sumut di Momentum Syawal 1447 H
POSMETRO MEDAN,Medan Masih dalam suasana hangat Idulfitri 1447 H, jajaran pimpinan UIN Sumatera Utara Medan melanjutkan agenda silaturrahi
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara mendapat sorotan publik setelah tercatat menganggarkan hampir Rp600 juta untuk belanja souvenir dan cenderamata pada tahun anggaran 2025.
Anggaran tersebut dinilai tidak sejalan dengan kondisi keuangan daerah yang masih belum sehat serta kebijakan pemerintah pusat yang menekankan efisiensi belanja.
Dalam aturan terbaru pemerintah, terdapat 15 item belanja yang harus ditekan, mulai dari alat tulis kantor, kegiatan seremonial, jasa profesi, percetakan, sewa gedung, kendaraan, hingga pengadaan souvenir.
Baca Juga:
Namun, berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang diunggah di laman sirup.lkpp.go.id, BapendaSumut justru mencatatkan alokasi hampir Rp600 juta untuk pengadaan ulos, plakat, mug, payung, dan tumbler.
Pengadaan dilakukan secara langsung dan dipecah ke dalam beberapa paket dengan menggunakan APBD Sumut 2025. Rinciannya antara lain: plakat 128 pcs senilai Rp192 juta, kain ulos 100 lembar Rp50 juta, mug 666 pcs Rp49,95 juta, payung 300 pcs Rp25,5 juta, tumbler 841 pcs Rp100,079 juta, serta tambahan 1.200 payung senilai Rp102 juta.
Baca Juga:
"Anggaran sebesar itu jelas berlebihan. Apalagi jika dipecah menjadi beberapa paket kecil, rawan jadi celah mark-up dan mempersulit pengawasan," tegas aktivis antikorupsi dari Aliansi Kota Medan (Akta), Rizky Wira Pranata, kepada wartawan, Senin (9/9/2025).
Rizky juga mendesak Gubernur Sumut, Bobby Nasution, untuk mengevaluasi kebijakan belanjaBapenda. Menurutnya, pengadaan souvenir tidak memiliki urgensi dan tidak berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
"APBD seharusnya diprioritaskan untuk program yang menyentuh rakyat, bukan untuk belanja souvenir yang tidak penting. Apalagi setiap tahun BapendaSumut selalu menganggarkannya," ujarnya.
Ia menilai kasus ini menjadi ujian transparansi bagi BapendaSumut di tengah kondisi keuangan provinsi yang masih belum stabil. "Dana sebesar itu tidak proporsional dan berpotensi terjadi korupsi atau mark-up, apalagi hanya untuk cenderamata yang tidak bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.(Jaf)
POSMETRO MEDAN,Medan Masih dalam suasana hangat Idulfitri 1447 H, jajaran pimpinan UIN Sumatera Utara Medan melanjutkan agenda silaturrahi
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Kondisi masyarakat di Huntara (Hunian Sementara) Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, masih
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Salah satu impian serta harapan besar bagi setiap siswa yang duduk kelas akhir madrasah yaitu dapat melanjutkan stud
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjungbalai Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Tanjungbalai kembali beraktivitas pasca libur Ramadan dan Hari Raya Idulfi
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada ma
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Halaman Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan di Jalan HM. Said mendadak dipenuhi deretan karangan bunga. F
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Demi mewujudkan swasembada pangan sebagaimana Asta Cita Presiden Prabowo, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Ba
Inter-Nasional 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Transformasi digital layanan pertanahan yang dijalankan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasion
Inter-Nasional 3 jam lalu
Aprilia mendominasi tiga seri pembuka MotoGP 2026. Pabrikan asal Italia tersebut berhasil menyapu bersih kemenangan di main race.
Sport 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid bersama Rektor Universitas
Inter-Nasional 3 jam lalu