Polres Tapanuli Tengah Salurkan Paket Sembako untuk Warga Hutanabolon
Wujud Kepedulian Pasca Banjir, Polres Tapanuli Tengah Salurkan Paket Sembako untuk Warga Hutanabolon
Sumut 2 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Ketua PSI Super Tbk Sumatera Utara HM Nezar Djoeli ST angkat bicara terkait target Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut yang hanya Rp1,7 triliun di tahun 2025 dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Ia menilai, angka tersebut seperti membohongi Gubernur Sumatera Utara, sebab pada tahun sebelumnya (2024) realisasi pendapatan dari PKB sebesar Rp2,542 triliun, dan 2023 realisasinya sebesar Rp2,4 triliun lebih.
"Jadi begini, memang terjadi fenomena di Pemerintahan Sumatera Utara yang memang hari ini seluruh OPD itu melaporkan Asal Bapak Senang (ABS)," ungkap Anggota DPRD Sumut Periode 2014-2019 ini.
Baca Juga:
Dalam kaitan dengan target Pendapatan PKB, lanjutnya, Kepala Bapenda Sumut, Ardan Noor telah menyampaikan, bahwasanya hingga 30 September 2025 pihaknya telah berhasil menghimpun Rp974 miliar.
"Informasi yang disampaikan setelah pemutihan denda PKB akhirnya tercapai angka tersebut (Rp974 miliar). Di satu sisi mungkin rakyat senang. Tapi, di sisi lainnya, kita melihat target capaian itu Rp1,7 triliun dalam jangka waktu satu tahun, ini merupakan kemunduran bagi Pemerintah Sumatera Utara, atas data realisasi di tahun 2024 dan 2023. Jadi, saya harap Bapak Ardan Noor jangan membohongi gubernur (Bobby Nasution) atas realisasi Rp974 miliar yang disebabkan pemutihan denda PKB dengan target di triwulan 4 nantinya mencapai Rp1,7 triliun," sebut Nezar.
Baca Juga:
Ia juga mengakui, salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) provinsi berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor.
"Dalam tahun 2023 realisasi pendapatan PKB sebesar Rp2,4 triliun lebih. Tahun 2024, Rp2,5 triliun lebih. Realisasi ini ya, bukan target capaian. Kenapa ini sekarang target kita menjadi Rp1,7 triliun? Apakah ada sesuatu yang disembunyikan oleh Bapenda terhadap Pak Gubernur kita? Mungkin apa yang telah dihasilkan beberapa tahun sebelumnya itu tak tersampaikan kepada Pak Gubernur. Sehingga hal ini, menurut saya, adalah hal-hal yang menyesatkan Pak Gubernur di kemudian hari nanti," ungkap Nezar.
Ia juga menyesalkan rendahnya target capaian pendapatan dari PKB yang hanya Rp1,7 triliun.
"Sekali lagi, ini merupakan suatu informasi yang menyesatkan di tengah-tengah masyarakat. Sehingga nanti terlihat seolah-olah beliau telah bekerja maksimal dengan target yang rendah. Sementara, di satu sisi, Pemerintah Sumatera Utara pernah mencapai target maksimal di tahun 2023 dan 2024 dalam realisasi PKB ini," ungkap Nezar.
Ia juga meminta DPRD Sumatera Utara untuk lebih kritis dalam menyikapi hal ini.
Wujud Kepedulian Pasca Banjir, Polres Tapanuli Tengah Salurkan Paket Sembako untuk Warga Hutanabolon
Sumut 2 menit lalu
Patroli Humanis Sat Pamobvit Polres Dairi menghadirkan rasa aman di destinasi wisata Tao Silalahi.
Sumut 32 menit lalu
Mendukung Program Ketapang, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Utara mengecek lahan petani binaan.
Bisnis satu jam lalu
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah resmi ditahan.
Inter-Nasional satu jam lalu
Polres Siak Ungkap Perkembangan Kasus Kematian dr. Alex Cristo Loris Situmorang, Hasil Otopsi Masih Ditunggu.
Peristiwa 2 jam lalu
Tabrak Lari Jalinsum Sei Rampah, Pelajar 17 Tahun Tewas, Satlantas Polres Sergai Buru Pengemudi Truk.
Peristiwa 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labusel Langkah sigap dan masif dalam mengantisipasi ancaman gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ter
Sumut 4 jam lalu
Saksi Sebut Proyek Waterfront City Samosir Sudah Tuntas Sesuai Kontrak.
Sumut 5 jam lalu
Polisi dan PGN (Perusahaan Gas Negara) bekerja sama melakukan penyelidikan ledakan dahsyat yang menghancurkan sebuah rumah di Kompleks Grand
Peristiwa 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapteng Memberantas berbagai bentuk Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah hukumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Po
Kriminal 6 jam lalu