Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam — Ratusan orang tua murid bersama sejumlah aktivis pendidikan mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Rabu (8/10/2025). Aksi ini dipicu oleh kebijakan "grouping" sekolah dasar yang justru berujung pada penutupan tiga sekolah, termasuk SDN 101778, yang selama ini menjadi tempat belajar anak-anak warga sekitar.
"Kami bukan menolak program grouping, tapi jangan semua sekolah ditutup. Satukan saja di lahan yang sama, biar anak-anak tetap bisa belajar di lingkungan mereka sendiri," tegas Noval, salah satu perwakilan orang tua murid kepada Posmetro Medan di lokasi aksi.
Massa diterima oleh Plt. Kasi Kelembagaan Sarpras SD Dinas Pendidikan Deli Serdang, Arif Budiman, yang menyatakan bahwa aspirasi para orang tua akan dibahas lebih lanjut. "Bapak dan ibu nanti akan kami undang kembali untuk mendiskusikan solusi bersama," ujarnya di hadapan massa.
Namun, karena tidak berhasil bertemu langsung dengan Kadis Pendidikan Deli Serdang, Yudi Hilmawan, massa kemudian melanjutkan aksi ke Gedung DPRD Deli Serdang. Di sana, mereka diterima oleh Meri Alprida Sitepu, Ketua Komisi I DPRD Deli Serdang dari Partai Demokrat.
"Kami akan menyampaikan seluruh aspirasi dan keluhan bapak-ibu kepada Ketua DPRD. Pekan depan akan dijadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak terkait," ujar Meri kepada perwakilan massa.
Tak puas sampai di situ, massa kemudian bergerak ke Kantor Bupati Deli Serdang. Suasana sempat memanas akibat tindakan arogan oknum Satpol PP yang dinilai melakukan intimidasi terhadap peserta aksi. Ketegangan baru mereda setelah Asisten Pemerintahan, Zeilan Abidin Hutagalung, turun langsung menemui dan menerima aspirasi warga.
Dalam tuntutannya, massa mendesak agar pemerintah daerah memeriksa aliran dana BOS SDN 101778, serta menonaktifkan kepala sekolah yang dinilai tidak profesional dan tidak transparan. "Kepala sekolah itu bahkan melarang wali murid merekam atau memfoto rapat sekolah, padahal kami hanya ingin tahu apa yang sedang dibahas," ungkap Johan Merdeka, salah satu aktivis pendidikan.
Sementara itu, Bung Daud dan Bung Johan Merdeka menilai Dinas Pendidikan Deli Serdang telah gagal menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman. "Kebijakan mereka justru menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ini bukti ketidakmampuan dalam mengelola sistem pendidikan dasar di daerah," ujar mereka tegas.
Para peserta aksi berharap Bupati Deli Serdang turun tangan langsung dan menindaklanjuti aspirasi ini secara serius. "Kami hanya ingin anak-anak kami tetap bisa sekolah dengan tenang, tanpa harus jadi korban kebijakan yang tidak jelas," tutup Noval dengan nada kecewa.(Dam/Rez)
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDANTapanuli Selatan Personel Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banj
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taoanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumut. P
Sumut 7 jam lalu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Diamankan di Medan
Kriminal 7 jam lalu
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir.
Medan 7 jam lalu
Pemerintah Kota Medan melalui Inspektorat menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini tengah berjalan terkait Lurah Terjun.
Medan 8 jam lalu
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tapanuli Tengah, BPBD Siagakan GOR Pandan untuk Evakuasi
Peristiwa 8 jam lalu
Zakiyuddin Harahap Harap HIPMI Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah.
Medan 9 jam lalu
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 10 jam lalu