Lapas Muara Bungo dan Imigrasi Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi 39 Masyarakat
Lapas Muara Bungo dan Imigrasi Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi 39 Masyarakat di Kelurahan Pasir Putih.
Inter-Nasional 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan - Lonjakan inflasi di Sumatera Utara yang menembus 5,32 persen (year-on-year) kini menjadikan provinsi ini sebagai daerah dengan inflasi tertinggi di Indonesia.
Fakta mencengangkan ini disorot tajam oleh Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, H. Salman Alfarisi, yang menilai kondisi tersebut sebagai cermin gagalnya sistem pengendalian harga di tingkat daerah.
"Kita tak bisa terus berlindung di balik alasan cuaca atau fluktuasi pasar. Masalahnya ada pada lemahnya sistem pengawasan dan kendali harga yang tak berjalan efektif," ujar Salman dengan nada tegas, saat ditemui di gedung DPRD Sumut, Kamis, (9/10/2025).
Baca Juga:
Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, kenaikan tajam pada komoditas pangan strategis seperti cabai merah, beras, dan bawang, bukanlah fenomena alamiah, melainkan indikasi kelalaian pemerintah daerah dalam mengantisipasi gejolak pasokan dan distribusi.
"Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) seharusnya menjadi motor utama untuk menekan gejolak harga, tapi faktanya, mereka belum bergerak cepat dan terintegrasi," ungkapnya
Baca Juga:
Dari data yang dihimpun, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang tertinggi inflasi Sumut. Salman menilai hal ini sebagai tanda nyata macetnya sistem distribusi dan lemahnya pengawasan pasar oleh pemerintah provinsi.
"Kenaikan harga yang ekstrem ini menandakan ada kebijakan yang tidak berjalan. Pemerintah provinsi tampak kehilangan kendali atas ritme pasar," tambahnya.
Akibatnya, daya beli masyarakat kian terpuruk, terutama di kalangan menengah bawah.
Rumah tangga kecil kini harus berjuang lebih keras untuk sekadar memenuhi kebutuhan dasar, dari dapur hingga sekolah anak.
"Inflasi ini bukan sekadar angka statistik, tapi jeritan rakyat kecil yang terhimpit kenaikan harga tanpa perlindungan kebijakan yang nyata," tutur Salman.
Desakan Solusi Konkret, Badan Pangan Daerah dan Warung Murah Permanen
Sebagai langkah nyata, Salman mendesak Pemprov Sumut segera membentuk Badan Pangan Daerah yang berfungsi mengelola cadangan pangan strategis.
Badan ini diharapkan dapat membeli langsung hasil panen dari petani lokal dan menyalurkan kembali ke pasar saat harga mulai melonjak, sehingga rantai pasok tak lagi dikuasai spekulan.
Ia juga mengusulkan penguatan fungsi TPID, penyusunan database pangan lintas dinas, serta pengawasan ketat terhadap rantai distribusi dan praktik penimbunan barang.(erni)
Lapas Muara Bungo dan Imigrasi Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi 39 Masyarakat di Kelurahan Pasir Putih.
Inter-Nasional 3 jam lalu
Apel Gabungan Kecamatan Medan Selayang, Camat Medan Selayang Tekankan Peningkatan Kinerja Dan Pelayanan Terhadap Masyarakat.
Medan 3 jam lalu
Pererat Silaturahmi, Satukan Tokoh Medan, Rico Waas Dan Zakiyuddin Harahap Hadiri Halal Bihalal Di Rumah Afif Abdillah.
Medan 3 jam lalu
Pelarian Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara Berakhir, Polda Sumut Amankan Tersangka Dugaan Penggelapan Dana Jemaat Rp 28 Miliar.
Peristiwa 3 jam lalu
Mistar Dua Kali Selamatkan Gawang Bulgaria, Timnas Indonesia Harus Puas jadi Runner Up FIFA Series 2026 Usai Takluk 01.
Sport 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjung Morawa Tindak lanjut atas kunjungan ke SD Negeri 104240 Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa pada Februari lalu kini d
Sumut 4 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Pemerintah daerah di Sumatera Utara menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dan menerima arahan dari Badan Pemeriksa
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Aksi brutal sekelompok preman di Pasar Sukaramai Medan membuat koordinator lapangan perparkiran di pasar tersebut, Dandy Aul
Peristiwa 6 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Kota Medan di Jalan
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Sumber Daya Air, Bina Ma
Sumut 6 jam lalu