Stok Vaksin Kosong, Suspek Campak di Sumut Melonjak Tajam
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Sumatera Utara, ancaman campak kembali mengetuk pintu kewaspadaan.
Sumut 4 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan— Suasana yang awalnya khidmat usai pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) di kawasan Perumnas Mandala, Medan, berubah tegang setelah rombongan tamu undangan diserang oleh sekelompok orang tak dikenal, Minggu (5/10/2025).
Insiden tersebut memicu bentrokan di sekitar lokasi dan menyebabkan tiga orang terluka. Ketiganya merupakan anggota Ormas Pemuda Pancasila (PP) yang saat ini dirawat di Klinik Martua Sudarlis, Jalan Tiung Raya, Perumnas Mandala.
Korban masing-masing bernama Rian, anggota PACPP Medan Sunggal, mengalami luka di bagian kepala hingga mendapatkan 14 jahitan; Al Taski Ananda, anggota PACPP Mandala, mengalami luka bacok di tangan kanan; dan Juna, warga Jalan Pipit, PACPP Mandala, mengalami luka di pelipis akibat lemparan batu**.
Baca Juga:
Ketua PAC DK Perumnas Mandala, Riza Pasaribu, menjelaskan bahwa insiden bermula sesaat setelah acara pelantikan selesai. Menurutnya, rombongan tamu yang hendak meninggalkan lokasi tiba-tiba menjadi sasaran pelemparan batu oleh kelompok yang telah berkumpul di sekitar area kegiatan.
"Awalnya rombongan tamu undangan kami pulang dari lokasi pelantikan. Tiba-tiba, ada orang-orang yang melempari rombongan," ujar Riza Pasaribu saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Baca Juga:
Riza menambahkan, aksi pelemparan itu memicu kepanikan dan reaksi spontan dari pihaknya. Ia menegaskan bahwa pihaknya adalah korban provokasi dalam insiden tersebut. "Mereka yang memulai, mereka yang melempar. Selama ini kami tidak pernah mengganggu mereka," tegasnya.

Ketua PAC DK Perumnas Mandala, Riza Pasaribu.(Adam Wizard)
Situasi sempat memanas ketika kedua kelompok saling berhadapan. Riza mengaku, para penyerang diduga sudah menyiapkan diri dengan membawa berbagai benda berbahaya, mulai dari senjata tajam, petasan, hingga benda yang diduga senjata api.
"Mereka seperti sudah menunggu kami. Ada yang pakai sajam, bahkan terdengar suara letusan seperti tembakan — entah itu softgun atau senjata api sungguhan," katanya.
Riza menegaskan bahwa pihaknya datang dengan niat damai untuk melaksanakan pelantikan dan tidak mencari keributan. Ia juga menyebutkan bahwa pimpinan di tingkat kota dan provinsi telah menginstruksikan seluruh anggota agar menjaga ketertiban dan tidak membuat masalah selama kegiatan berlangsung.
"Ketua MPC Medan dan Ketua MPW Sumut sudah menegaskan agar tidak ada yang membuat keributan. Tapi karena ada korban dari pihak kami, wajar kalau situasi jadi memanas," ujarnya.
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Sumatera Utara, ancaman campak kembali mengetuk pintu kewaspadaan.
Sumut 4 menit lalu
Kapolsek Medan Kota Pimpin Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja HKBP Sudirman.
Medan 32 menit lalu
Warga Temukan Mayat &039Pak Ogah&039 Gantung Diri di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan.
Peristiwa 54 menit lalu
Pelaku Pencurian Perhiasan dan Pembakaran Rumah Hakim Tipikor Mulai Diadili di PN Medan.
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDANDugaan praktik monopoli proyek pengadaan meubelair di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mencuat dan menjadi
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rumah Zakat kembali menyalurkan Kado Lebaran Yatim (KLY) kepada 15 siswa yatim di SMP Al Washliyah 8, Senin (11/5/
Medan 15 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Peluang kerja sama strategis antara Pemko Medan dan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, semakin te
Medan 16 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Pertemuan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier di Rumah
Medan 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebagai sosial kontrol, media massa merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan di pusat maupun daerah. Unt
Medan 16 jam lalu
Kodim 0204/DS Gerebek Sarang Judi dan Narkoba di Kutalimbaru, Enam Orang Diamankan dan Sejumlah Barang Bukti Narkoba.
Medan 16 jam lalu