DPD Tapanuli Utara Rayakan HUT Ke-1 dengan Penuh Kekeluargaan: “GMN Adalah Kita Semua”
POSMETRO MEDAN, TAPANULI UTARA Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke1 Gajah Muda Nusant
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Direktur Utama PT Dalihan Na Tolu Grup, Muhammad Akhirun Piliang alias Kirun, kembali membeberkan fakta mengejutkan dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur di Sumatera Utara. Dalam kesaksiannya di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (23/10/2025). Akhirun mengaku sempat melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam pembahasan proyek bernilai miliaran rupiah.
Menurut Akhirun, pertemuan pertama terjadi pada 25 Juli 2025 siang hari, bertempat di Hotel Grand City Hall Medan. Saat itu, ia bertemu dengan seorang pria bernama Yasir untuk membicarakan sejumlah proyek yang tengah direncanakan oleh pemerintah daerah. Pertemuan berlangsung santai namun penuh pembahasan serius terkait proyek jalan dan galian C, yang disebut-sebut memiliki nilai cukup besar.
Masih pada tanggal yang sama, malam harinya, Akhirun dan Yasir kembali mendatangi Grand City Hall untuk bertemu dengan seseorang bernama Topan. Dalam pertemuan kedua inilah, pembicaraan mulai mengarah lebih spesifik mengenai pembagian peran dan potensi keterlibatan pihak-pihak tertentu dalam mengatur jalannya proyek.
Baca Juga:
"Pertemuan malam itu membahas proyek-proyek jalan dan galian C. Kami juga sempat berbicara mengenai mekanisme pelaksanaan melalui sistem e-catalogue, agar proyek bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan administrasi," ujar Akhirun dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim.
Lebih lanjut, Akhirun mengaku bahwa pada malam tersebut dirinya menyerahkan uang tunai sebesar Rp50 juta kepada ajudan Topan. Penyerahan uang itu, kata dia, dilakukan dengan sepengetahuan dan persetujuan langsung dari Topan. Uang tersebut diberikan sebagai tanda komitmen awal dalam pembahasan proyek yang tengah mereka diskusikan.
Baca Juga:
"Uang itu saya serahkan ke ajudannya, atas persetujuan Topan. Saat itu Topan bilang nanti akan menghubungi Rasuli untuk membicarakan proyek jalan melalui e-catalogue," ungkapnya.
Akhirun menambahkan, komunikasi mengenai proyek tersebut tidak berhenti di pertemuan itu saja. Ia menyebut, setelah pertemuan di Grand City Hall, masih ada komunikasi lanjutan antara beberapa pihak untuk memastikan proyek tetap berjalan sesuai rencana. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya hanya berperan sebagai penyedia jasa yang ingin mendapatkan proyek secara sah.
Sementara itu, pihak jaksa penuntut umum (JPU) menyoroti pertemuan dan pemberian uang tersebut sebagai bentuk upaya lobi dan dugaan gratifikasi terkait pembahasan proyek di lingkungan pemerintahan. Jaksa juga menilai bahwa tindakan memberikan uang kepada ajudan pejabat, meski atas persetujuan atasan, tetap mengandung unsur pelanggaran hukum apabila dimaksudkan untuk mendapatkan keuntungan dalam proses tender proyek.
(rez/dam)
POSMETRO MEDAN, TAPANULI UTARA Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke1 Gajah Muda Nusant
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pergeseran anggaran sebesar Rp503 miliar oleh Pemerintah Ka
Inter-Nasional 12 jam lalu
LKBH AMPI Binjai Siap Kawal Kasus Pembakaran Rumah Korban Intimidasi Jaringan Narkoba
Sumut 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN Gagalnya disahkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) Pemkab Deli Serdang Tahun Anggaran (TA) 2026, me
Medan 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Percut Sei Tuan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, memahami sej
Sumut 13 jam lalu
BHABINKAMTIBMAS HADIR MENDUKUNG EKONOMI KERAKYATAN.
Sumut 16 jam lalu
Polsek Barusjahe Berikan Pembinaan dan Bimbingan kepada Siswa SMA Negeri 1 Barusjahe.
Sumut 17 jam lalu
Polres Humbang Hasundutan menggelar acara pelepasan purna bakti Wakapolres.
Sumut 18 jam lalu
Polse Sianar Barat Cek Dugaan Curanmor di Jalan Simbolon Tindaklanjuti Laporan CC 110.
Sumut 19 jam lalu
Istana Pastikan Presiden Prabowo Lantik Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Siang Ini.
Inter-Nasional 19 jam lalu