Jurgen Klopp Berpeluang Tangani Timnas Jerman, DFB Mulai Lakukan Pendekatan
Jurgen Klopp Berpeluang Tangani Timnas Jerman, DFB Mulai Lakukan Pendekatan.
Sport 35 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Simalungun – Gawat, pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Simalungun berujung molor dan sulit dilakukan pembahasan secara konkrit antara Eksekutif dan Legislatif di Kabupaten Simalungun. Soalnya, nota pengantar KUA-PPAS baru diterima pada Kamis (30/11/2025) sedangkan Dokumen KUA-PPAS diterima baru pada Senin (03/11/2025).
Informasi dihimpun POS METRO MEDAN, saat ini para pimpinan DPRD Kabupaten Simalungun sedang melaksanakan kunjungan kerja ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta. Kegiatan itu sendiri merupakan langkah dari pihak DPRD Kabupaten Simalungun untuk konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri dalam mengambil langkah tindak lanjut pihak legislatif terkait keterlambatan penyampaian nota dan dokumen KUA-PPAS tersebut.
"Iya kami lagi di Kementerian Dalam Negeri terkait KUA-PPAS Kabupaten Simalungun. Terkait Nota KUA-PPAS baru kami terima pada Kamis (30/10/2025) kemarin," kata Erwin Parulian Saragih membenarkan saat di konfirmasi POS METRO MEDAN via seluler, Rabu (05/11/2025) sekira pukul 15.30 WIB.
Baca Juga:
Lebih lanjut, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, seharusnya paling lambat minggu pertama bulan Juli 2025 dokumen KUA PPAS harus sudah disampaikan oleh Bupati kepada DPRD Kabupaten Simalungun. Setelah diserahkan baru dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun dan DPRD Kabupaten Simalungun hingga 30 Nopember 2025.
Dalam pembahasan itu ada beberapa mekanisme yang akan dilakukan oleh DPRD setelah dokumen diterima dari Bupati Simalungun. Namun dengan waktu tersisa hingga 30 Nopember 2025, DPRD Simalungun harus bekerja keras dengan waktu. Itupun, kepastian mekanisme pembahasan tetap menunggu hasil konsultasi ke Kemendagri yang dilakukan DPRD Simalungun, yang akan menentukan langkah-langkah selanjutnya.
Baca Juga:
Sementara itu, salah seorang pimpinan DPRD Kabupaten Simalungun Samrin Girsang saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan bahwa DPRD Kabupaten Simalungun baru menerima Nota/Dokumen KUA-PPAS dari Bupati Simalungun pada hari Senin (03/11/2025) lalu. Selanjutnya diakuinya keterlambatan yang dipenuhi eksekutif dari waktu yang telah ditentukan sesuai aturan yang ada.
"Sangat terlambat bang," jawab Wakil Ketua DPRD Simalungun dari Fraksi PDIP Kabupaten Simalungun. Ditambahkannya, padahal DPRD Simalungun sudah mengingatkan berkali-kali ke Bupati Simalungun untuk memberikan ataupun menyerahkan Nota/Dokumen KUA-PPAS dengan melayangkan surat sebanyak 4 kali, namun baru di berikan di awal Nopember 2025 ini. Selain itu juga, terkait langkah yang apa yang akan diambil dari keterlambatan KUA PPAS menunggu hasil konsultasi dengan Kemendagri yang saat ini dilakukan anggota DPRD Simalungun.
Selanjutnya ditambahkannya, keterlambatan ini membawa dampak terhadap kualitas APBD Kabupaten Simalungun terkait program Tahun 2026. Kualitas pembangunan yang dimaksudkan tentang kesesuaian dengan RPJMD, Visi Misi Bupati Simalungun dan Asta Cita Presiden, serta kebutuhan masyarakat terkait infrastruktur jalan, pertanian dan lain-lain, pungkas Ketua DPC PDIP itu. (AB)
Jurgen Klopp Berpeluang Tangani Timnas Jerman, DFB Mulai Lakukan Pendekatan.
Sport 35 menit lalu
Polsek Siantar Barat melaksanakan giat Patroli Jalan Kaki Siang Hari mengantisipasi 3C di Pasar Horas kota itu.
Sumut 48 menit lalu
OTT Bupati Langkat Syah Afandin, KPK Amankan Uang Asing Rp 1,22 M dan 55 Kg Logam Platinum
Sumut 51 menit lalu
Jadi Tersangka KPK, Bupati Langkat Sudah Terima Suap Rp 800 Juta.
Sumut 57 menit lalu
Kronologi OTT Bupati Langkat, Uang Rp 100 Juta Ditemukan di Jok Mobil.
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta KPK mengungkap Bupati Langkat Syah Afandin (SAF) tak hanya menerima suap terkait proyek di lingkungan Pemkab Langka
Sumut 2 jam lalu
Duduk Perkara Suap Proyek yang Bikin Bupati Langkat Jadi Tersangka
Sumut 2 jam lalu
2 terduga pelaku galian kabel optik PT Telkom diamankan di Mapolres Tapanuli Tengah.
Sumut 3 jam lalu
Thomas Tuchel Tak Mau Meksiko Intip Latihan Inggris, The Three Lions Simpan Jurus Rahasia di Piala Dunia 2026.
Sport 3 jam lalu
Cristiano Ronaldo Portugal Harus Belajar Menderita Jika Ingin Juara Piala Dunia 2026.
Sport 3 jam lalu