Kamis, 12 Februari 2026

Uang Saku Peserta Pelatihan Pendamping Desa Koperasi Merah Putih Tak Kunjung Cair, Kadis Koperasi Sumut Bungkam

Jafar Sidik - Kamis, 20 November 2025 23:37 WIB
Uang Saku Peserta Pelatihan Pendamping Desa Koperasi Merah Putih Tak Kunjung Cair, Kadis Koperasi Sumut Bungkam
Moment para peserta yang mengikuti pelatihan pendamping desa Koperasi Merah Putih.(ist)

POSMETRO MEDAN- Kekecewaan mendalam dirasakan peserta Pelatihan Pendamping Desa Koperasi Merah Putih yang digelar pada 22–26 Oktober 2025 di lima hotel berbeda di Kota Medan. Pasalnya, hingga lebih dari satu minggu usai kegiatan, uang saku dan biaya transport yang dijanjikan panitia belum juga dicairkan.

Padahal seluruh peserta mengaku sudah menandatangani daftar penerimaan saat kegiatan berlangsung, sehingga mereka meyakini bahwa pencairan seharusnya tinggal menunggu proses administrasi singkat. Namun kenyataannya, sampai hari ini tak sepeserpun masuk ke rekening mereka.

Salah seorang peserta yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku merasa dipermainkan.

Baca Juga:

"Kami datang jauh-jauh, meninggalkan pekerjaan, anak, dan istri. Kami tidur di hotel yang sudah ditentukan panitia, ikut materi dari pagi sampai malam. Tapi hak kami justru tidak kunjung diberikan. Masak kami dibuat seperti ini?" ungkapnya, kesal.

Ia mengatakan, peserta sudah berulangkali menanyakan ke panitia lapangan, namun jawaban yang didapat selalu sama: "Sedang dalam proses."

Baca Juga:

Beberapa peserta menduga adanya masalah dalam pengelolaan anggaran kegiatan, namun hal tersebut belum dapat dipastikan karena tidak ada penjelasan resmi dari pihak dinas maupun penyelenggara.

"Kalau memang ada kendala, sampaikan lah kepada kami. Jangan diam. Ini uang hak peserta, bukan uang main-main," tambah peserta lainnya.

Pelatihan yang digelar secara berseri di lima hotel di Medan tersebut semula diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pendamping desa dalam bidang koperasi dan UMKM. Namun kini, pelatihan itu justru menyisakan kekecewaan, ketidakpastian, dan dugaan ketidakberesan dalam pelaksanaan anggarannya.

Peserta berharap Dinas Koperasi dan UKM Sumut segera memberikan klarifikasi terbuka, sekaligus memastikan pencairan dilakukan tanpa penundaan yang berlarut-larut.

Terpisah, upaya wartawan mengonfirmasi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Naslindo Sirait, juga tidak mendapat respons.

Pesan pertanyaan yang dikirim melalui WhatsApp hanya dibaca, tak dibalas, bahkan beberapa pesan belum bercentang dua. Sikap bungkam ini justru memperbesar tanda tanya publik terkait apa yang sebenarnya terjadi di balik keterlambatan pencairan tersebut.(Reza)

Tags
beritaTerkait
Peletakan Batu Pertama Koperasi Merah Putih,Rico Waas: Koperasi Adalah Pembangunan Harapan dan Kemandirian
Rico Waas Minta Setiap Unit Usaha Harus  Bermanfaat Untuk  Warga
Rico Waas : Ilmu Yang Didapat Digunakan Untuk Pengabdian Kepada Masyarakat
Rico Waas: Bekerjalah secara Profesional, Inovatif  dan Akuntabel
Pertamina EP Pangkalan Susu Dorong Konservasi Mangrove Lewat Pelatihan Silvofishery
Wujudkan Generasi Qur'ani: Camat Medan Selayang Dukung Penuh Pelatihan Dan Pembinaan Al-Qur'an LPTQ.
komentar
beritaTerbaru