Instruktur Tim Cegah SGW Sumut lainnya, Briptu Ahmad Rizki Fauzi, S.Pd., M.Psi., menegaskan bahwa edukasi langsung kepada siswa mampu meningkatkan kesadaran mereka untuk menjaga keharmonisan.
"Kami ingin para pelajar memahami bahwa menjaga toleransi dan menolak kekerasan adalah bagian penting dari karakter bangsa. Lingkungan sekolah yang guyub dan nyaman hanya dapat terwujud bila semua pihak bersama-sama menjaganya," ungkapnya.
Baca Juga:
Sebagai tindak lanjut, kegiatan deklarasi ini akan diperluas ke wilayah lain di Sumatera Utara.
"Tim Cegah akan terus menggencarkan kegiatan serupa di seluruh sekolah di jajaran Dinas Pendidikan, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota," tambah Ipda Kunto.
Baca Juga:
Dengan kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan, diharapkan para pelajar di Sumatera Utara semakin terlindungi dari ancaman paham radikal maupun kekerasan, serta tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, toleran, dan cinta Tanah Air.(lam)
Editor
: Salamuddin Tandang
Tags
beritaTerkait
komentar