Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Banjir bandang yang menggulung Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) bukan hanya merusak rumah dan kebun warga, tetapi juga kembali membuka luka lama tentang rapuhnya sistem mitigasi bencana di daerah tersebut.
Intensitas hujan ekstrem memecahkan tanggul, membuat sungai meluap, dan menghantam permukiman. Di tengah kepanikan, satu suara lantang dari Senayan mendesak pemerintah untuk tidak hanya hadir di permukaan.
Kombes Pol (Purn) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., anggota DPR RI Komisi XIII dari Fraksi Partai Golkar, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus seruan keras agar negara bergerak cepat. Menurutnya, tragedi di Tapteng bukan sekadar musibah alam, melainkan alarm keras bahwa kesiapsiagaan nasional belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat kecil.
Baca Juga:
Banjir bandang tersebut telah menghantam sejumlah kecamatan, menghancurkan rumah, merusak akses jalan, dan memaksa banyak warga mengungsi. Debit air yang melonjak tiba-tiba menyebabkan kerugian besar serta meninggalkan trauma bagi masyarakat.
Dr. Maruli Siahaan menjadi salah satu tokoh nasional pertama yang mengeluarkan seruan tindakan. Ia meminta pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga lembaga kemanusiaan untuk bergerak serempak.
Baca Juga:
Bencana itu terjadi bersamaan dengan curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Sumatera Utara. Seruan Maruli disampaikan tak lama setelah laporan kerusakan dan korban mulai berdatangan.
Menurut Maruli, penanganan bencana tidak boleh berjalan lambat atau terhambat birokrasi. Ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal membutuhkan pangan, tempat berlindung, dan dukungan psikologis.
"Musibah ini bukan sekadar ujian alam, ini juga ujian solidaritas nasional. Kita harus hadir, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan aksi nyata," tegasnya.
Maruli juga menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk percepatan penanganan, antara lain:
1. Optimalisasi bantuan darurat berupa distribusi cepat sembako, pendirian pos pengungsian, penyediaan tenda, dan layanan kesehatan darurat.
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa 2 jam lalu
Polrestabes Medan Gelar Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas serta Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H
Medan 2 jam lalu
Ketua DPD IPK Deli Serdang Hadiri Halal Bihalal DPD IPK Sumut.
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 16 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 19 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 21 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 21 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 22 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 23 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 23 jam lalu