Kamis, 12 Februari 2026

Bencana Melanda 20 Wilayah di Sumut, Polda Sumut Kerahkan 1.754 Personel untuk Penanganan Cepat dan Terukur

Salamudin Tandang - Jumat, 28 November 2025 15:47 WIB
Bencana Melanda 20 Wilayah di Sumut, Polda Sumut Kerahkan 1.754 Personel untuk Penanganan Cepat dan Terukur
Ist
Polda Sumut telah menurunkan total 1.754 personel dari seluruh fungsi. Seluruh personel bergerak serentak melakukan evakuasi, pencarian korban hilang, pembukaan akses jalan, dan distribusi bantuan.

Ditsamapta Polda Sumut juga melaksanakan patroli tanggap darurat, distribusi logistik ke daerah sulit dijangkau, pertolongan pertama dan trauma healing, pembersihan rumah dan fasilitas umum yang terdampak.

Tidak hanya itu personil Bid TIK Polda Sumut telah menyediakan jaringan internet berbasis Starlink untuk komunikasi warga dan tim SAR hingga menjamin fungsi HT/Repeater agar komunikasi tidak terputus, kemudian mengintegrasikan data bencana ke Command Center Polda.

Baca Juga:

Sementara itu, Bid Dokkes memberikan pelayanan kesehatan, pemeriksaan medis, serta memastikan sanitasi lokasi pengungsian tetap terjaga. Ditlantas juga melakukan rekayasa lalu lintas pada titik banjir dan memberikan himbauan jalur alternatif hingga pengawalan ambulans dan logistik kemanusiaan.

Bhayangkari Daerah Sumut juga turut menyalurkan bantuan ke daerah paling terdampak, yaitu Tapteng, Sibolga, dan Taput berupa beras, air mineral, mie instan, roti, susu anak, selimut, sarung, handuk, pembalut, pampers dan Kasur lipat.

Baca Juga:

Secara keseluruhan, sebanyak 1.754 personel dilibatkan dalam operasi penanggulangan bencana ini, terdiri dari personel Polres jajaran, Ditsamapta, Sat Brimob, Bid TIK, Bid Dokkes, hingga tim logistik gabungan Polda Sumut.

"Sumber daya Polda Sumut kami optimalkan. Selain itu, kami sudah mengajukan bantuan helikopter dan sarana pendukung tambahan ke Mabes Polri untuk mempercepat distribusi bantuan ke lokasi terisolasi," jelas Kombes Pol Ferry.

Dalam laporan resmi, Polda Sumut mencatat 7 wilayah tambahan yang kini ikut terdampak, termasuk Medan, Deli Serdang, Tanah Karo, Tebing Tinggi, Batubara, Asahan, dan Binjai. Intensitas hujan tinggi menjadi penyebab utama bencana beruntun dalam beberapa hari terakhir.

Sebagai langkah lanjutan, Polda Sumut berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk meminta bantuan heli BKO guna mendukung proses evakuasi dan distribusi logistik terutama ke wilayah terisolasi.

Selain itu, Polda juga mengajukan permohonan tambahan sarana prasarana, serta bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk penyediaan lokasi pengungsian yang lebih representatif. Upaya pencarian korban yang masih hilang juga terus diperkuat melalui operasi SAR terpadu.(lam)

Tags
beritaTerkait
Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
Komisaris–Direksi Kompak Jalankan Transformasi, Bank Sumut Bidik Kinerja Lebih Kompetitif
Brimob dan Warga Dirikan Hunian Tetap Korban Banjir di Tolang Julu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, 3 Pelaku Diamankan di Setia Budi Medan
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir
komentar
beritaTerbaru