Sabtu, 13 Juni 2026

WALHI Sumut: 7 Perusahaan Jadi Penyebab Utama Bencana Banjir dan Longsor di Tapanuli

Faliruddin Lubis - Sabtu, 29 November 2025 10:07 WIB
WALHI Sumut: 7 Perusahaan Jadi Penyebab Utama Bencana Banjir dan Longsor di Tapanuli
IST
Bencana ekologis berupa banjir bandang dan longsor yang melanda kawasan Tapanuli sejak Selasa (25/11/2025).

Pembukaan hutan untuk Perkebunan Kayu Rakyat (PKR) yang ditanami eukaliptus menyebabkan hilangnya ratusan hingga ribuan hektare hutan di Kecamatan Sipirok dan wilayah sekitarnya.

4. Skema PHAT (Pemanfaatan Kayu Tumbuh Alami)

Baca Juga:

WALHI menilai praktik PHAT turut memicu banjir bandang. Sedikitnya 1.500 hektare kawasan koridor satwa di Dolok Sibualbuali–Hutan Lindung Batang Toru Blok Barat terdegradasi dalam tiga tahun terakhir.

Rianda menegaskan bahwa bencana yang terjadi bukan semata akibat hujan ekstrem. "Setiap banjir membawa kayu-kayu besar. Citra satelit menunjukkan banyak area hutan yang gundul. Ini bukti adanya intervensi manusia melalui kebijakan yang membuka ruang eksploitasi hutan," katanya.

Baca Juga:

Ia menilai kondisi tersebut sebagai bencana ekologis yang menunjukkan kegagalan negara mengendalikan aktivitas industri yang merusak lingkungan.

Berdasarkan dokumen AMDAL, perusahaan ini memproduksi sekitar 6 juta ton emas per tahun dan merencanakan peningkatan menjadi 7 juta ton melalui pembukaan 583 hektare area baru untuk fasilitas tailing, termasuk penebangan hampir 186 ribu pohon.

WALHI menemukan sekitar 120 hektare di antaranya telah dibuka.

Dokumen lingkungan perusahaan juga memuat sejumlah potensi dampak, seperti:

Perubahan pola aliran air

Peningkatan limpasan

Tags
beritaTerkait
Rumah Zakat Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi Penyintas Banjir dan Longsor di Huntara Tapsel
Mantan Kepala BPBD Tebing Tinggi Dituntut 6 tahun 6 Bulan Penjara
Pascabanjir Sumut: 50 Mahasiswa Unimed Tersenyum Lega Usai Dapat Bantuan dari BPKH dan Rumah Zakat
Gandeng Rumah Zakat, Paragon Beri Beasiswa untuk 15 Mahasiswa Sumut Penyintas Banjir
Ibu dan Anak Korban Longsor di Batangtoru Tapsel Ditemukan Meninggal Dunia
Tertimbun Longsor, 2 Pekerja Pengambil Timah di Area Bekas PT Gunung Gahapi Sakti Ditemukan Tewas
komentar
beritaTerbaru