Sabtu, 13 Juni 2026

WALHI Sumut: 7 Perusahaan Jadi Penyebab Utama Bencana Banjir dan Longsor di Tapanuli

Faliruddin Lubis - Sabtu, 29 November 2025 10:07 WIB
WALHI Sumut: 7 Perusahaan Jadi Penyebab Utama Bencana Banjir dan Longsor di Tapanuli
IST
Bencana ekologis berupa banjir bandang dan longsor yang melanda kawasan Tapanuli sejak Selasa (25/11/2025).

Penurunan kualitas air

Hilangnya vegetasi

Baca Juga:

Kerusakan habitat satwa.

Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, WALHI menyampaikan empat tuntutan utama:

Baca Juga:

1. Menghentikan seluruh aktivitas industri ekstraktif di Ekosistem Batang Toru, termasuk evaluasi dan pencabutan izin PT Agincourt Resources, PLTA Batang Toru (NSHE), TPL, serta perusahaan terkait lainnya.

2. Menindak tegas pelaku perusakan lingkungan, khususnya tujuh perusahaan yang disebut terlibat.

3. Menetapkan kebijakan perlindungan menyeluruh bagi Ekosistem Batang Toru melalui RTRW kabupaten, provinsi, hingga nasional.

4. Memenuhi kebutuhan dasar para penyintas, serta mengevaluasi wilayah rawan bencana untuk mitigasi jangka panjang.

"Kami turut berduka atas bencana ekologis yang menimpa Sumatera Utara. Semoga para penyintas diberi kekuatan dan kebutuhan dasar mereka segera terpenuhi. Negara harus bertindak dan menghukum para pelanggar," ujar Rianda Purba menegaskan.(KIF/REL)

Tags
beritaTerkait
Rumah Zakat Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi Penyintas Banjir dan Longsor di Huntara Tapsel
Mantan Kepala BPBD Tebing Tinggi Dituntut 6 tahun 6 Bulan Penjara
Pascabanjir Sumut: 50 Mahasiswa Unimed Tersenyum Lega Usai Dapat Bantuan dari BPKH dan Rumah Zakat
Gandeng Rumah Zakat, Paragon Beri Beasiswa untuk 15 Mahasiswa Sumut Penyintas Banjir
Ibu dan Anak Korban Longsor di Batangtoru Tapsel Ditemukan Meninggal Dunia
Tertimbun Longsor, 2 Pekerja Pengambil Timah di Area Bekas PT Gunung Gahapi Sakti Ditemukan Tewas
komentar
beritaTerbaru