Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Langkat – Penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara kembali mendapat perhatian serius dari Polda Sumut. Pada Jumat (28/11), Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., mewakili Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., melakukan peninjauan langsung sekaligus penyerahan bantuan di dua lokasi posko pengungsian, yaitu di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, dan Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.
Peninjauan pertama dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB di Posko Penanggulangan Bencana dan Pengungsian Korban Banjir Kecamatan Hinai. Kehadiran Wakapolda Sumut didampingi para Pejabat Utama Polda Sumut, Bupati Langkat, serta Kapolres Langkat.
Dalam kunjungannya, Wakapolda menyerahkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok sembako, makanan siap saji, air bersih dan peralatan kebersihan untuk para pengungsi. Ia juga menyempatkan berdialog dengan warga terdampak untuk memastikan kondisi kesehatan dan kebutuhan prioritas yang diperlukan.
Baca Juga:
Mewakili Kapolda Sumut, Wakapolda menegaskan bahwa Polri akan terus berada di garis depan dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami masa sulit.
"Bapak Kapolda Sumut menekankan bahwa keselamatan dan kebutuhan masyarakat adalah prioritas utama. Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan akan memastikan penanganan bencana ini berjalan cepat, tepat, dan humanis," ujar Wakapolda.
Baca Juga:
Usai dari Langkat, rombongan melanjutkan peninjauan ke Posko Penanggulangan Bencana dan Pengungsian Korban Banjir Kecamatan Medan Helvetia sekitar pukul 17.30 WIB. Kedatangan Wakapolda disambut oleh Kapolrestabes Medan beserta jajaran dan relawan yang bertugas.
Wakapolda kembali menyerahkan bantuan logistik serta mengecek langsung kesiapan posko, mulai dari tenda pengungsian, suplai makanan, kebutuhan air bersih, hingga fasilitas pelayanan kesehatan untuk warga.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda kembali menyampaikan pesan Kapolda Sumut agar seluruh jajaran bergerak cepat dan memastikan tidak ada masyarakat yang terabaikan.
"Bapak Kapolda berpesan bahwa setiap personel harus responsif dan hadir untuk masyarakat. Pengungsian harus aman, tertib, dan semua kebutuhan dasar harus terpenuhi. Tidak boleh ada kendala dalam distribusi bantuan," tegasnya.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya Polda Sumut dalam memastikan seluruh proses penanganan banjir berjalan optimal. Selain membantu kebutuhan pengungsi, kehadiran Wakapolda juga menjadi bentuk dukungan moral bagi petugas lapangan, relawan, serta masyarakat terdampak.
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDANTapanuli Selatan Personel Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banj
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taoanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumut. P
Sumut 6 jam lalu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Diamankan di Medan
Kriminal 6 jam lalu
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir.
Medan 6 jam lalu
Pemerintah Kota Medan melalui Inspektorat menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini tengah berjalan terkait Lurah Terjun.
Medan 7 jam lalu
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tapanuli Tengah, BPBD Siagakan GOR Pandan untuk Evakuasi
Peristiwa 7 jam lalu
Zakiyuddin Harahap Harap HIPMI Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah.
Medan 8 jam lalu
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 9 jam lalu