Kamis, 19 Februari 2026

Bensin Eceran Lenyap Warga Binjai Antrian Panjang di SPBU Binjai

Evi Tanjung - Senin, 01 Desember 2025 04:38 WIB
Bensin Eceran Lenyap Warga Binjai Antrian Panjang di SPBU Binjai
Oji
Antrian panjang kenderaan roda dua SPBU Rambung Binjai

POSMETRO MEDAN,Binjai - Pasca surutnya air aliran tiga sungai di Binjai kini masyarakat Binjai kesulitan mendapatkan minyak jenis Pertalite, Partamax atau Solar . Sejak pagi masyarakat sudah antri panjang untuk mendapatkan minyak di SPBU yang ada di Binjai ,Minggu,(30/11/2025)

Pantauan Pos Metro Medan di SPBU Rambung Binjai Selatan sekitar pukul 10.00 Wib pagi tadi masyarakat sudah antri sampai ke jalan . Selain sampai ke jalan atrian kenderaan roda dua berlapis akibatnya sekitar pukul 18.00 Wib stok minyak di SPBU Rambung Binjai Selatan habis.

Masyarakat pun mengalihkan atrian di SPBU Tanah Tinggi Binjai Timur . Di sini selain sampai ke jalan antrulian juga sudah berlapis bergerombol. Sejumlah kendaraan roda empat terpantau antri hampir sampai 109 meter dari SPBU Tanah Tinggi .

Baca Juga:

Menurut seorang warga yang berada di depan SPBU Tanah Tinggi tadi minyak di lokasi ini juga sudah habis namun sudah di isi kembali sehingga malam ini antrian sudah sangat padat .

"Antrian di SPBU Tanah Tinggi tejadi sejak pukul 19.00 wib," jelas warga malam ini.

Baca Juga:

Faktor penyebab menumpuknya antrian di SPBU di Binjai adalah karena tidak adanya lagi stok minyak para pengecer se-kota Binjai.

Terakhir terpantau ada satu pengecer di Rambung menjual Partamax per-liternya 15 ribu , namun begitu malam ini pengecer tersebut sudah kehabisan stok minyaknya dan yang terlihat hanya botol kosong. ( Oji )

Tags
beritaTerkait
Lapas Muara Bungo Sosialisasikan Mekanisme Kunjungan dan Ibadah Selama Ramadhan
Apel Pemantauan Ketenteraman Masyarakat Bulan Suci Ramadan, Rico Waas: Jaga Kekondusifan dan Pelayanan
Maisyarah Ketua IPSI Labuhanbatu 2026-2030
Mabir Bersaudara Binjai Gelar Pungahan Sambut Puasa 2026
Kena Adukan Warga, Pengedar Sabu Ketengan Terciduk
Duh! Soroti Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Rp1,9 Miliar, ALMASAR-SUMUT Laporkan Kajari Labusel ke JAMWAS RI
komentar
beritaTerbaru